Segera Berakhir, Ini Keutamaan Puasa di Bulan Syawal
- 06 Apr 2026 16:21 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID - Setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan, umat muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idulfitri pada 1 Syawal 1447 Hijriyah. Idulfitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah, diibaratkan dalam keadaan suci seperti bayi yang baru dilahirkan.
Di sisi lain, 1 Syawal juga merupakan refleksi terhadap perubahan diri yang telah dibentuk selama Ramadan. Komitmen memperbaiki akhlak serta memperbanyak amal saleh hendaknya dilanjutkan melalui amalan seperti puasa enam hari di bulan Syawal.
Dalam tayangan kanal Youtube Adi Hidayat Official, yang dikutip pada Senin 6 April 2026, ustadz Adi Hidayat (UAH) menjabarkan hadits keutamaan puasa syawal yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
UAH berkata, "Rasulullah SAW pernah bersabda, Siapapun insan beriman yang telah menyempurnakan puasa Ramadan. Kemudian dia ikuti itu dengan menunaikan puasa enam hari yang berlangsung di bulan Syawal. Maka nilai puasa gabungan antara Ramadan (yang sebulan itu), plus enam hari yang ditunaikan di bulan Syawal ini digabungkan keduanya nilainya sama dengan puasa selama satu tahun,".
Diketahui, berdasarkan hasil sidang isbat pada 19 Maret 2026 lalu, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Oleh karena itu, menurut kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, bulan Syawal 2026 akan berlangsung 29 hari sampai Sabtu, 18 April 2026.
Sesuai pesan ustadz Adi Hidayat, kemuliaan ibadah dilihat dari kesungguhan niatnya. "Saudara-saudariku kesempatannya hanya di bulan Syawal, tidak ada di bulan yang lain. Karena itu mari kita optimis memaksimalkan niat di dalam hati kita," ia mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....