Festival Kampung Bintang, Pererat Persaudaraan dan Toleransi

  • 05 Apr 2026 13:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Sebagian kalangan etnis Tionghoa memprakarsai Festival Kampung Bintang 3-5 April 2026 di Kampung Bintang Kota Pangkalpinang. Kegiatan festival yang merupakan rangkaian perayaan tradisi Ceng Beng.

Festival Kampung Bintang di antaranya menampilkan budaya Tionghoa mulai dari aksi Wushu, aksi barongsai. Selain itu kolaborasi fashion show antar agama dan bazar UMKM.

Ketika menyaksikan puncak festival kemarin malam, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan Cheng Beng bukan sekadar tradisi keagamaan atau budaya semata, melainkan memiliki makna untuk menjaga nilai-nilai kehormatan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Ceng Beng juga upaya menghargai tradisi yang telah ditinggalkan oleh leluhur sebelumnya yang patut dilestarikan.

"Momen ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga hubungan baik, saling menghargai, dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan antar komunitas. Di sinilah letak kekuatan persatuan kita, melalui tradisi ini tidak lain untuk mempersatukan Babel menjadi lebih baik dan dikenal sampai keluar kota," kata Gubernur Hidayat Arsani.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani (Foto: Malvin/Biro Adpim Babel)

Kehadiran UMKM di festival, Gubernur mengharapkan UMKM dapat membantu dan mengangkat pertumbuhan ekonomi masyarakat Babel. Melalui UMKM yang ada di sepanjang jalan Kampung Bintang sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk membangkitkan ekonomi rakyat.

Tokoh Tionghoa, Yohanes Bunanda mengatakan, tradisi Cheng Beng ini diharapkan akan selalu bisa dilaksanakan setiap tahunnya dan bisa dinikmati oleh setiap kalangan di masyarakat Babel.

"Diharapkan pemerintah akan selalu memberikan dukungan untuk selalu melestarikan tradisi ini bersama-sama," katanya. (Rilis: Wigiari/Lisia/Biro Adpim Setda Babel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....