Sekolah Budaya Kain Pantang Wadah Regenerasi Penenun di Sintang
- 10 Mar 2026 10:22 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) mengapresiasi dan mendukung terbentuknya Sekolah Budaya Kain Pantang yang resmi diluncurkan pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Sekolah kain pantang ini merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang terbentuk dari kerja sama antara para pengerajin kain pantang dengan sejumlah sekolah tingkat menengah pertama dan menengah atas di Kabupaten Sintang. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus menanamkan keterampilan menenun kepada generasi muda.
| Baca juga: Mengenal Ragam Lampion |
Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Subendi, menyampaikan keberadaan sekolah budaya kain pantang menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan kerajinan tenun khas daerah. Ia menjelaskan, sebagian besar penenun kain pantang saat ini sudah berusia lanjut sehingga diperlukan upaya regenerasi agar keterampilan menenun tidak hilang.
“Kita bersyukur Sekolah Budaya Kain Pantang ini bisa terbentuk, saya dulu pernah jadi camat di Umin, itu penenun-penenunnya sudah banyak tua-tua. Oleh karena itu sekolah budaya kain pantang ini perlu kita tularkan, kita wariskan kepada anak-anak kita,” ujarnya.
| Baca juga: Ragam Bahan dan Teknik Pembuatan Lampion |
Ia menambahkan keterampilan menenun ini perlu diwariskan kepada anak-anak yang benar-benar memiliki minat dan kepedulian terhadap budaya lokal.
“Kita ingin keterampilan ini ditularkan kepada anak-anak yang memang berminat, yang paham pentingnya menjaga budaya dan identitas kita, agar tetap menjadi identitas masyarakat Sintang,” tambahnya.
Melalui peluncuran Sekolah Budaya Kain Pantang ini, pemerintah daerah berharap ekosistem tenun kain pantang di Kabupaten Sintang dapat terus terjaga, sekaligus melahirkan generasi baru penenun yang mampu mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya daerah. (din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....