Lomba Dalang Cilik Klaten Tanamkan Karakter dan Lestarikan Budaya

  • 19 Jul 2026 05:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta- Lomba Dalang Cilik di Kabupaten Klaten tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan seni pedalangan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan pendidikan karakter kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal nilai-nilai luhur budaya Jawa yang terkandung dalam setiap lakon dan tokoh wayang.

Dalam Bincang Pagi di Pro 1 Surakarta, Kamis, 16 Juli 2026, Ketua Lomba Dalang Anak Klaten Ki Hary Sembung, S.Sn mengatakan proses belajar mendalang bukan sekadar melatih kemampuan memainkan wayang dan bertutur. "Pembelajaran pedalangan secara menyeluruh merupakan proses pembentukan karakter melalui pengenalan sifat dan nilai yang dimiliki setiap tokoh wayang," kata Ki Hary Sembung.

Ia menjelaskan, setiap tokoh wayang memiliki karakter yang berbeda dan sarat pesan moral. Dari proses mempelajari tokoh-tokoh tersebut, anak-anak belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, keberanian, kesabaran, hingga kebijaksanaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain membentuk karakter, proses belajar mendalang juga melatih disiplin, ketekunan, konsentrasi, dan rasa percaya diri. "Nilai-nilai tersebut tumbuh melalui latihan yang konsisten serta pendampingan dari para guru dan seniman pedalangan," ucap i Hary yang juga Ketua PEPADI Klaten.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Klaten - Dr. Tri Indarti, S.Pd, M.Pd menilai lomba dalang cilik menjadi bagian penting dalam upaya regenerasi dalang sekaligus pelestarian budaya. "Pemerintah daerah terus mendorong pembinaan seni tradisi agar tetap diminati oleh generasi muda," ucap Tri Indarti.

Tri Indarti menambahkan, pertunjukan wayang kulit juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan pola konsumsi media masyarakat saat ini. Pemanfaatan media digital, tata panggung yang lebih kreatif, hingga publikasi melalui media sosial dinilai dapat menjadi cara untuk memperluas jangkauan pertunjukan tanpa menghilangkan nilai-nilai dan pakem budaya yang menjadi identitas wayang.

Melalui Lomba Dalang Cilik, diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya terampil melestarikan wayang, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi agar seni tradisi tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, wayang tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga terus hidup, berkembang, dan dicintai oleh generasi muda. (Wiwik)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....