BMKG Prediksi Sebagian Daerah di Aceh Cerah Berawan dan Bebas Titik Panas

  • 18 Jul 2026 16:37 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara menyampaikan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah pesisir timur hingga tengah Aceh. Dalam siaran sore di RRI Pro 1 Lhokseumawe pukul 16.00 WIB,Sabtu 18 Juli 2026. Prakirawan BMKG Febrianto Simanjuntak melaporkan bahwa cuaca di sebagian besar daerah diprediksi akan cerah berawan dari sore hingga malam hari nanti. Adapun suhu udara pada hari ini diperkirakan bergerak dinamis dan berada di kisaran angka 24 hingga 32 derajat Celcius.

Kendati cuaca secara umum didominasi kondisi cerah berawan, masyarakat di beberapa wilayah tertentu diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Febrianto menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem berupa hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi akan mengguyur wilayah Kota Langsa dan Kabupaten Bener Meriah pada waktu sore hingga malam hari. Fenomena lokal ini perlu diantisipasi oleh warga setempat guna menghindari dampak buruk dari potensi tiupan angin kencang mendadak maupun sambaran kilat.

Sementara itu, beralih ke sektor keselamatan laut dan iklim, BMKG membawa kabar yang relatif melegakan bagi para pelaku sektor maritim. Pergerakan angin di wilayah pesisir dilaporkan berembus di kecepatan 8 hingga 26 kilometer per jam dengan estimasi tinggi gelombang laut hanya berkisar 0,1 sampai 1 meter saja. Kondisi perairan tersebut dinilai cukup aman bagi para nelayan tradisional yang ingin melaut. Meski demikian, Febrianto mengingatkan bahwa periode bulan Juni sampai Oktober sejatinya masih masuk dalam fase cuaca terik dan panas musiman di Aceh.

Beruntung, pantauan satelit hari ini menunjukkan tidak adanya titik panas (hotspot) yang terdeteksi di sejumlah daerah rawan seperti Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, hingga Kota Lhokseumawe. Walau demikian, BMKG tetap mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pendengar RRI dan masyarakat luas agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan lahan gambut. Warga juga dilarang keras membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat rentan memicu kobaran api besar yang meluas ke pemukiman. Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dipersilakan memantau akun media sosial resmi BMKG Malikussaleh di Instagram atau melalui website resmi @infobmkg.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....