BNNK Lhokseumawe Gencarkan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

  • 18 Jul 2026 11:51 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe kembali memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada para pelajar siswa baru di sejumlah sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan upaya preventif BNNK Lhokseumawe untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, edukasi ini juga bertujuan membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pada kesempatan tersebut, tim BNNK Lhokseumawe memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMKN 4 Lhokseumawe. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif berinteraksi dengan penyuluh selama kegiatan berlangsung.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memiliki pemahaman awal mengenai bahaya narkoba sehingga mampu melindungi diri dari penyalahgunaan maupun peredarannya.

Di tengah perkembangan teknologi informasi dan pesatnya penggunaan media sosial, pelajar dinilai semakin rentan terpapar berbagai konten maupun pengaruh negatif yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkotika. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar mereka mampu mengenali risiko serta mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan sehari-hari.

Kepala BNNK Lhokseumawe, Henry Pahala Marbun, S.E., M.M., bersama Tim Seksi Pencegahan menyampaikan materi mengenai jenis-jenis narkoba, modus peredaran, serta dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik, psikis, dan mental.

"Penyalahgunaan narkoba dapat berujung pada kematian maupun gangguan jiwa. Oleh karena itu, jangan pernah mencoba menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun," tegas Henry Pahala Marbun kepada para pelajar.

Ia juga mengingatkan bahwa narkoba dapat menyebabkan ketergantungan yang sulit dihentikan. Oleh sebab itu, para siswa diharapkan memiliki keberanian untuk menolak setiap ajakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Henry menambahkan, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan oleh BNN semata, tetapi memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, BNNK Lhokseumawe berharap lahir generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....