Putra UNIPMA 2026 Buktikan Kuliah Bisa Sambil Berbisnis

  • 17 Jul 2026 07:20 WIB
  •  Madiun
Poin Utama
  • Valentino Satria Wibowo menjalankan bisnis persewaan dan produksi kostum tari sambil menjalani aktivitas kuliah, menjadi Ketua UKM Tari, dan menjadi Putra UNIPMA 2026.
  • Kunci kesuksesan Valentino dalam menjalankan berbagai aktivitas adalah kemampuan mengatur waktu dengan baik, memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengerjakan pesanan kostum.
  • Valentino menyampaikan pesan kepada mahasiswa untuk tidak takut memulai usaha sejak kuliah, dengan keyakinan diri dan manajemen waktu sebagai kunci untuk menyeimbangkan aktivitas akademik, organisasi, dan bisnis.

RRI.CO.ID, Madiun - Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Ketua UKM Tari, dan Putra UNIPMA 2026, Valentino Satria Wibowo juga mengembangkan usaha persewaan kostum tari. Bisnis tersebut dijalankan bersama adiknya tanpa mengganggu aktivitas kuliah.

Valentino mengatakan kunci menjalankan berbagai aktivitas adalah kemampuan mengatur waktu. Setelah kuliah selesai, ia memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengerjakan pesanan kostum.

"Kalau saya selesai kuliah, sorenya bisa langsung menata atau packing kostum. Produksinya juga kami kerjakan sendiri sampai sekitar jam 10 malam," ujarnya.

Tidak hanya menyewakan kostum, Valentino dan adiknya juga membuat sendiri seluruh desain yang digunakan. Mereka menjahit kostum secara mandiri dengan konsep yang dikembangkan sendiri.

Ia mengungkapkan permintaan penyewaan kostum terus meningkat, terutama dari sekolah-sekolah yang aktif mengikuti lomba tari dan kegiatan pentas seni. Setiap kostum dibuat sesuai kebutuhan agar tampil lebih eksklusif.

"Kami membuat kostum menyesuaikan kebutuhan. Kalau untuk lomba biasanya dibuat sesuai jumlah peserta supaya tidak sama dengan sekolah lain," katanya.

Valentino berpesan kepada mahasiswa agar tidak takut memulai usaha sejak kuliah. Menurutnya, keberanian mengambil langkah dan manajemen waktu menjadi kunci agar aktivitas akademik, organisasi, dan bisnis dapat berjalan seimbang.

"Yang pertama kita harus yakin kalau kita bisa, lalu berani memulai. Selain itu, manajemen waktu adalah kunci supaya semua kegiatan bisa berjalan dengan baik," tutupnya.

Ia berharap usahanya dapat terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berkarya dan menciptakan peluang sendiri. Menurutnya, kuliah bukan alasan untuk berhenti produktif, melainkan kesempatan untuk belajar membangun tanggung jawab dan kemandirian sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....