BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Gandeng Muhammadiyah Perluas Jaminan Sosial
- 16 Jul 2026 15:06 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Gorontalo. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Selasa 14 Juli 2026. Kerja sama ini bertujuan menghadirkan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh ekosistem Muhammadiyah, mulai dari tenaga kerja di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), pengurus, hingga masyarakat yang memenuhi ketentuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Provinsi Gorontalo. Dengan semakin luasnya cakupan kepesertaan, diharapkan lebih banyak pekerja memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun risiko sosial ekonomi lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, mengatakan Muhammadiyah memiliki jaringan pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan yang luas sehingga menjadi mitra strategis dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh ekosistem Muhammadiyah, baik di Amal Usaha Muhammadiyah maupun masyarakat yang menjadi bagian dari jaringan Muhammadiyah di Gorontalo," ucap Sanco Simanullang, Rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, perluasan kepesertaan merupakan langkah penting untuk memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun musibah yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut turut disaksikan Ketua Bidang Pembinaan Kesehatan Umum, Kesejahteraan Umum, dan Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta jajaran pengurus Muhammadiyah dan tamu undangan.
BPJS Ketenagakerjaan optimistis sinergi dengan Muhammadiyah akan mempercepat peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Gorontalo. Selain memperluas perlindungan bagi pekerja formal, kolaborasi ini juga diharapkan mampu menjangkau pekerja informal yang selama ini belum terlindungi.
"Kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu strategi untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat," kata Sanco Simanullang.
Melalui kerja sama ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah berharap perlindungan sosial menjadi bagian dari budaya masyarakat. Dengan semakin banyak pekerja yang terlindungi, kesejahteraan keluarga dan ketahanan sosial masyarakat Gorontalo diharapkan terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....