MPLS SMPN 12 Diisi Sosialisasi Bahaya Narkoba
- 15 Jul 2026 20:19 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menggelar Sosialisasi Informasi dan Edukasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada peserta didik baru SMP Negeri 12 Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Sosialisasi dilaksanakan di lingkungan SMP Negeri 12 Kota Bengkulu, pada 15 Juli 2026. Sebanyak 150 siswa dan siswi mengikuti kegiatan yang bertujuan membangun pemahaman sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Tim BNN Kota Bengkulu yang hadir terdiri atas Depita Arianeka, S.Psi selaku Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, Shindy Octasari, SH sebagai Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, serta Hengky Dwi Putra, S.Kom dari bidang Humas. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala BNN Kota Bengkulu Nomor: Sprin/164/VII/KA/PC.03/2026/BNNK.
Dalam penyampaian materi, Depita Arianeka menjelaskan pengertian narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya, cara pencegahan, hingga ciri-ciri seseorang yang diduga menjadi pengguna narkoba. Materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para peserta didik yang baru memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa sejak dini tentang bahaya narkoba, sehingga mereka mampu melindungi diri sendiri dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan masa depan," ujar Depita Arianeka, S.Psi, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kota Bengkulu.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Shindy Octasari, SH sebagai moderator. Antusiasme para siswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan seputar dampak narkoba, cara menghindari pergaulan berisiko, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
BNN Kota Bengkulu berharap edukasi yang diberikan selama MPLS tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga dapat diteruskan oleh para siswa kepada keluarga, teman, dan lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kepedulian generasi muda, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang sehat, aman, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....