Mahasiswa KKN USK Kenalkan Satwa Kunci TNGL lewat Lomba Mewarnai

  • 15 Jul 2026 16:34 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) mengenalkan empat satwa kunci Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) kepada anak-anak. Edukasi dilakukan melalui lomba mewarnai di Meunasah Gampong Cut Langien, Kecamatan Banda Baru, Selasa, 14 Juli 2026.

Kegiatan diikuti puluhan anak dengan antusias sejak awal hingga selesai. Program tersebut menggabungkan edukasi konservasi dengan aktivitas kreatif bagi peserta.

Empat satwa yang diperkenalkan meliputi Gajah Sumatra, Badak Sumatra, Orangutan Sumatra, dan Harimau Sumatra. Anak-anak mengenal satwa tersebut melalui gambar yang diwarnai sesuai kreativitas masing-masing.

Mahasiswa KKN turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Mereka menjelaskan ciri khas satwa serta pentingnya menjaga kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati.

Ketua Kelompok KKN USK, Ari Maulana, mengatakan kegiatan itu dirancang agar edukasi lingkungan lebih mudah dipahami anak-anak. Menurutnya, pendekatan kreatif membuat peserta belajar sambil bermain.

"Kami ingin menunjukkan bahwa edukasi tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Melalui kegiatan sederhana seperti lomba mewarnai, anak-anak dapat belajar mengenal empat satwa kunci TNGL sekaligus mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kemampuan motorik mereka," kata Ari.

Ia mengatakan antusiasme peserta menunjukkan anak-anak tertarik mengenal satwa endemik Indonesia. Ari berharap kegiatan tersebut menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa liar dan lingkungan sejak usia dini.

Geuchik Gampong Cut Langien, Muhammad Syahril, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN USK. Menurutnya, program tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus menjadi sarana belajar yang menyenangkan.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN USK. Program seperti ini tidak hanya menghibur anak-anak, tetapi juga memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat," ujar Muhammad Syahril.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, edukasi sejak dini akan membentuk kepedulian anak terhadap lingkungan dan kelestarian satwa.

Kegiatan ditutup dengan pemberian hasil karya kepada seluruh peserta untuk dibawa pulang. Mahasiswa KKN berharap gambar tersebut menjadi media belajar yang mengingatkan pentingnya menjaga satwa liar dan hutan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....