Dimas Maulana Aziz Raih Juara Esai Internasional Singapura
- 14 Jul 2026 12:44 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dimas Maulana Aziz, kembali mengharumkan nama Indonesia setelah meraih juara pertama pada ajang International Paper and Essay Competition 2026 yang digelar di Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaru dari sederet keberhasilan yang telah diraihnya di berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Dalam Talkshow Sore Ceria RRI Pro 2 , Dimas mengungkapkan keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Ia bersama tim mempersiapkan kompetisi selama kurang lebih delapan bulan, mulai dari penyusunan laporan, pengembangan konsep, hingga pembuatan materi pendukung. Menurutnya, setiap anggota tim memiliki peran berbeda sehingga kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Persiapan kami cukup panjang. Setiap bulan ada target yang harus diselesaikan bersama sehingga semua anggota tim dapat berkontribusi sesuai bidang keahliannya,” ujar Dimas, Senin, 13 Juli 2026.
Mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kompetisi ini juga menilai keberhasilan sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh kualitas penulisan, tetapi juga implementasi nyata dari gagasan yang diusulkan. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional sebelumnya membuat timnya memahami pentingnya menghadirkan prototipe atau bentuk nyata sebagai pendukung solusi yang ditawarkan kepada dewan juri.
Selain menjadi juara pertama pada kompetisi esai internasional, Dimas juga mencatat sejumlah prestasi lain sepanjang 2026, di antaranya juara pertama National Business Plan Competition, juara pertama National Economic Debate Competition, serta penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Ia mengaku kemampuan berbicara di depan publik dan debat menjadi spesialisasi yang terus diasah untuk mendukung berbagai kompetisi yang diikuti.
Ke depan, Dimas bersama tim tengah mempersiapkan diri mengikuti kompetisi internasional berikutnya di Chiang Mai University, Thailand. Mereka akan mengusung inovasi berbasis aplikasi digital untuk mendukung sektor pertanian, khususnya pengembangan ekosistem budidaya jamur.
Dimas berharap semakin banyak generasi muda berani mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati. Menurutnya, setiap orang perlu memiliki keahlian khusus yang kemudian dipadukan melalui kolaborasi agar mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....