Polresta Jayapura Kota dan Pertamina Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM
- 16 Jul 2026 08:22 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID., Jayapura: Polresta Jayapura Kota bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar rapat koordinasi terkait pengawasan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kota Jayapura.
Dalam arahannya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen menyampaikan bahwa selama kurang lebih satu minggu terakhir personel Polresta telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan, monitoring, dan penindakan di sejumlah SPBU di Kota Jayapura. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurai antrean kendaraan sekaligus mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
| Baca juga: Polri Dukung Penguatan Kerukunan Lintas Iman |
“Beberapa pelanggaran dan temuan telah kami kantongi. Kami akan terus melakukan pemantauan dan penindakan sambil menunggu terbentuknya Satgas dari Pemerintah Kota Jayapura agar ke depan pengawasan dapat dilakukan secara terpadu,” ujar Kapolresta.
Kapolresta Jayapura Kota menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Kalau ditemukan penyimpangan, khususnya di SPBU yang sudah terindikasi melakukan pelanggaran, kami tidak segan melakukan tindakan hukum, termasuk pemasangan police line apabila diperlukan. Tujuan kami bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” ucap Kapolresta.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Kota Jayapura, Januar Adi Prabowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polresta Jayapura Kota dalam menjaga kelancaran distribusi BBM bersubsidi. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di SPBU telah memberikan dampak positif terhadap berkurangnya antrean kendaraan dan kemacetan di sejumlah titik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Jayapura Kota. Setelah kami pantau beberapa hari terakhir, antrean kendaraan mulai berkurang dan penyaluran BBM menjadi lebih tertib. Kami siap mendukung penuh kegiatan pengawasan yang dilakukan Polresta,” kata Januar.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah memblokir sekitar 3.000 nomor polisi yang terindikasi menggunakan identitas palsu maupun hasil manipulasi barcode dalam pembelian BBM bersubsidi. Selain itu, pada Agustus mendatang direncanakan SPBU Holtekamp mulai beroperasi guna menambah kapasitas pelayanan BBM di Kota Jayapura.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....