Tidak Perlu Ambil Pusing Omongan Orang Lain

  • 14 Jul 2026 14:48 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah menjadi bahan pembicaraan atau menerima komentar dari orang lain. Ada yang berupa masukan yang membangun, tetapi tidak sedikit pula yang hanya berisi penilaian, kritik tanpa dasar, atau bahkan sekadar prasangka.

Dikutip dari https://www.idntimes.com/life/inspiration/5-tips-jalani-hidup, tidak semua ucapan orang lain harus dimasukkan ke dalam hati. Terlalu memikirkan setiap komentar justru dapat menguras energi, menurunkan rasa percaya diri, dan membuat seseorang kehilangan fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai. Karena itu, penting untuk memilah mana pendapat yang layak dijadikan bahan evaluasi dan mana yang sebaiknya dilepaskan.

Psikolog klinis Susan david, dalam bukunya Emotional Agility, menjelaskan bahwa seseorang tidak perlu membiarkan pikiran atau penilaian negatif mengendalikan arah hidupnya. Kemampuan menerima emosi tanpa dikuasai olehnya akan membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan tetap bergerak menuju tujuan yang bermakna.

Sikap bijak terhadap komentar orang lain juga didukung oleh hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa individu yang memiliki penerimaan diri yang baik cenderung lebih tahan terhadap penilaian negatif dari lingkungan dan memiliki tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi.

Meski demikian, bukan berarti semua kritik harus diabaikan. Kritik yang disampaikan dengan niat baik, disertai alasan yang jelas, justru dapat menjadi bahan introspeksi dan membantu seseorang berkembang. Sebaliknya, komentar yang hanya bertujuan menjatuhkan tidak perlu diberi ruang berlebihan dalam pikiran.

Setiap orang memiliki jalan hidup, latar belakang, dan cara pandang yang berbeda. Apa yang dianggap kurang oleh seseorang belum tentu benar adanya. Karena itu, menjadikan penilaian orang lain sebagai tolok ukur utama kebahagiaan hanya akan membuat hidup dipenuhi rasa cemas dan keraguan.

Menjaga ketenangan batin dimulai dari menerima diri sendiri apa adanya. Ketika seseorang mengenali nilai dirinya, memiliki tujuan yang jelas, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, suara-suara negatif dari luar tidak lagi mudah menggoyahkan langkahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....