Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 2,6 Kilogram Ganja
- 16 Jul 2026 08:38 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura- Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sentani menggagalkan penyelundupan ganja kering seberat 2.687 gram pada Senin pagi. Barang haram tersebut ditemukan dari calon penumpang berinisial RGNS (23) yang hendak terbang menuju Sorong.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sentani, I Nyoman Noer Rohim menyampaikan Kasus itu terungkap saat pemeriksaan di Pre-Screening Check Point sekitar pukul 07.45 WIT menggunakan mesin X-Ray. Petugas mendeteksi citra mencurigakan di dalam tas ransel hitam serta koper merah milik pelaku.
"Sesuai prosedur keamanan penerbangan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan manual terhadap seluruh barang bawaan calon penumpang tersebut. Pelaku berikut barang bawaannya selanjutnya diamankan menuju ruang pemeriksaan khusus untuk proses lanjutan," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sentani
Ia mengungkapkan, Petugas menemukan delapan belas bungkus ganja kering seberat 537 gram yang disembunyikan di dalam koper merah. Selain itu, satu bungkus besar berisi ganja seberat 2.150 gram ditemukan di dalam tas ransel hitam.
"Pembongkaran dilakukan di Kantor Aviation Security Bandara Internasional Sentani dengan pengawasan aparat terkait secara terbuka. Proses tersebut disaksikan pelaku, personel Polsek Kawasan Bandara Sentani, serta anggota BKO TNI," ucapnya.
Ia juga menyampaikan seluruh peralatan pemeriksaan keamanan, termasuk mesin X-Ray, berfungsi dengan baik sehingga mampu mendeteksi barang terlarang.
Menurutnya, sinergi Avsec bersama TNI dan Polri berhasil mencegah penyalahgunaan transportasi udara untuk peredaran narkotika.
"Terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Kawasan Bandara Sentani untuk proses hukum lebih lanjut. Manajemen bandara juga mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan mematuhi aturan keamanan dan tidak membawa barang-barang yang dilarang," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....