Kebakaran di Bula Meluas, 90 Hektar Lahan Ludes Terbakar

  • 13 Jul 2026 17:45 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula-Sedikitnya 90 hektar hutan dan lahan di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, hangus terbakar, akibat dilahap si jago merah pada Senin 13 Juli 2026. Kepala UPTD Kehutanan SBT, Musa Rumakat membeberkan jumlah karyawan hutan dan lahan terbakar tersebut dihitung berdasarkan analisis geospasial.

Dari keseluruhan 95 hektar lahan yang berhasil diidentifikasi, 90 hektar diantaranya kini telah ludes terbakar. "Kalau ini sudah mulai hitung tadi malam sampai sekarang dan kita hitung mulai analisis geospasial itu di dalamnya sudah mencapai 95 hektare. Total keseluruhan yang terbakar 90 hektare," kata Musa.

Dikatakan, kebakaran ini dilaporkan sudah berlangsung sejak Minggu malam, hanya saja penanganan baru dilakukan pada Senin pagi. Titik api yang semula berada dekat kawasan mesin pembangkit listrik PLN Bula, dengan cepat meluas akibat tiupan angin kencang.

Petugas dari berbagai instansi diturunkan ke lokasi, antara lain personil polres, anggota Brimob, petugas Damkar, BPBD, UPTD, PLN, Kehutanan dan warga masyarakat yang membantu secara sukarela.

Sejak pagi hari mereka berjibaku memadamkan kobaran api dengan bantuan satu unit armada Damkar milik Pemkab, satu unit WTC milik Polres, satu unit AWC dari Satbrimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor, ditambah mobil tangki air yang disumbangkan sukarela dari warga. Hingga sore tadi, api baru berhasil dipadamkan.

Kepala Dinas Damkar kabupaten setempat, Hadi Rumbalifar mengimbau warga sekitar agar terus waspada dengan tidak melaksanakan aktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran seperti membuang puntung rokok sembarangan, membuka ladang dengan cara membakar ataupun lainnya.

"Musim kemarau ini masih berlanjut, kami menghimbau kepada warga agar tidak melaksanakan aktivitas di kawasan hutan dan lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran," ujarnya.

Mewakili Pemkab setempat, Hadi juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang turut membantu mengatasi insiden kebakaran dimaksud. Diakuinya, petugas Damkar sejauh ini memang masih terkendala oleh belum dimilikinya mobil suplai air.

Padahal armada suplai air ini sangat berguna untuk menunjang operasi penyelamatan saat musibah kebakaran. Dimana mobil tersebut nantinya bertugas mengangkut dan menyuplai pasokan air ke lokasi sehingga operasi penyelamatan tidak sampai berhenti hanya karena kehabisan air

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....