Menghirup Aroma Rosemary sebelum Bekerja, Benarkah Bisa Membantu Daya Ingat?

  • 13 Jul 2026 14:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kebiasaan menghirup aroma tertentu sebelum mulai bekerja atau belajar mulai menarik perhatian para ilmuwan karena dinilai dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Salah satu aroma yang paling banyak diteliti adalah rosemary (Rosmarinus officinalis), yang disebut berpotensi meningkatkan daya ingat dan konsentrasi apabila digunakan secara tepat.

Profesor Dr. Mark Moss, psikolog dari Northumbria University, Inggris, menjelaskan bahwa aroma rosemary mengandung senyawa aktif seperti 1,8-cineole yang diduga dapat memengaruhi neurotransmiter di otak yang berperan dalam proses mengingat. Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Neuroscience menemukan bahwa peserta yang berada di ruangan beraroma rosemary menunjukkan peningkatan pada kecepatan dan akurasi memori dibandingkan kelompok tanpa aroma.

Temuan tersebut diperkuat melalui penelitian lanjutan yang dipimpin Mark Moss, Victoria Earl, Lucy Moss, dan Tom Heffernan pada anak usia sekolah. Hasil penelitian dalam jurnal Advances in Chemical Engineering and Science tahun 2017 menunjukkan bahwa paparan aroma rosemary meningkatkan kemampuan working memory, yaitu kemampuan otak menyimpan dan mengolah informasi dalam waktu singkat.

Menurut Dr. Mark Moss, aroma rosemary bukanlah "obat pintar", melainkan rangsangan alami yang membantu otak bekerja lebih efisien pada tugas tertentu. Ia menjelaskan bahwa manfaat tersebut kemungkinan terjadi karena senyawa aromatik yang terhirup dapat masuk ke aliran darah melalui paru-paru dan berinteraksi dengan sistem saraf yang mengatur memori.

Bagi masyarakat yang ingin mencobanya, para peneliti menyarankan menggunakan diffuser atau menghirup aroma rosemary selama sekitar lima hingga sepuluh menit sebelum memulai aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Cara ini dapat diterapkan sebelum rapat penting, mengerjakan laporan, membaca materi kuliah, atau belajar menghadapi ujian tanpa perlu menggunakan aroma yang terlalu menyengat.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa aroma rosemary bukan pengganti pola hidup sehat yang mendukung fungsi otak. Tidur yang cukup, aktivitas fisik teratur, konsumsi makanan bergizi, dan manajemen stres tetap menjadi faktor utama dalam menjaga daya ingat serta kemampuan berpikir jangka panjang.

Penelitian mengenai aroma rosemary masih terus berkembang dan memerlukan uji klinis dalam skala yang lebih besar untuk memastikan efektivitasnya pada berbagai kelompok usia. Namun berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia saat ini, menghirup aroma rosemary sebelum bekerja dapat menjadi salah satu strategi sederhana yang layak dicoba untuk membantu meningkatkan fokus dan performa daya ingat, selama digunakan sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan sebagai terapi utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....