Rahasia Zirah Alami Ikan Mola-Mola, Tetap Hidup meski Digigit Predator
- 11 Jul 2026 10:48 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, BOGOR- Meski kondisi tubuhnya tidak utuh dan sudah compang-camping akibat gigitan predator seperti hiu atau singa laut, ikan ini tetap berenang santai seolah tidak terjadi apa-apa. Pemandangan unik ini nyata dialami oleh ikan mola-mola, hewan laut raksasa yang sering kali membuat para ilmuwan takjub dengan kemampuan bertahan hidupnya.
Mola-mola juga dikenal dengan nama ikan matahari atau Ocean Sunfish karena kebiasannya berjemur dipermukaan laut untuk menghangatkan tubuhnya setelah berenang di perairan dalam yang dingin. Mola-mola merupakan ikan bertulang sejati terberat di dunia, dengan berat mencapai 2,000 kg.
Selain bertulang sejati, mola-mola juga memiliki kulit yang belasan sentimeter tebalnya bak baju zirah alami yang sangat keras dilapisi lendir tebal. Lapisan super tebal dan keras ini lah yang membuat para predator hanya icip-icip dan enggan memakannya secara utuh karena teksturnya yang sangat alot untuk dikunyah.
Lalu mengapa mola-mola bisa tetap berenang santai meski tubuhnya telah digerogoti sebagian? Hal ini disebabkan oleh kombinasi kulit kolagennya yang super tebal, serta tidak adanya neokorteks pada otak yang membuat mola-mola tidak merasakan rasa sakit secara emosional seperti rasa menderita ataupun panik.
Ditambah lagi, metabolisme mola-mola sangat lambat dan rendah, membuat produksi hormon stres tidak dalam jumlah besar saat mengalami trauma fisik. Oleh karena itu, respons mola-mola terhadap serangan fisik ini bersifat mekanis, sehingga mereka dapat berenang dengan santai, tenang, dan tanpa beban.
Uniknya, meskipun dijuluki sebagai ikan bertulang sejati terberat, rangka tulang pada ikan raksasa ini sebenarnya berevolusi menjadi tulang rawan yang ringan. Tulang rawan yang ringan ini sengaja dibentuk oleh alam agar mola-mola yang beratnya mencapai 2 ton ini dapat melayang di air dengan mudah.
Pada akhirnya, mola-mola adalah bukti nyata bagaimana alam merancang sistem pertahanan yang luar biasa unik untuk melindungi makhluk hidup. Melalui perpaduan zirah kulit kolagen yang tebal, ketenangan mental biologis, serta struktur rangka tulang yang ringan, ikan matahari ini sukses bertahan hidup di tengah kerasnya lautan luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....