Foto Lawas Batu Merah 1984 Bangkitkan Kenangan Warga Ambon

  • 08 Jul 2026 13:42 WIB
  •  Ambon

Sebuah foto lawas yang memperlihatkan kawasan pesisir Batu Merah, Kota Ambon, pada tahun 1984 kembali mengundang nostalgia masyarakat. Foto tersebut dibagikan oleh akun Facebook HISTORY OF MALUKU & MALUT dan mendapat banyak tanggapan dari warganet yang mengenang suasana Ambon tempo dulu.

Dalam foto itu terlihat hamparan pantai yang masih alami dengan sejumlah anak bermain di tepian laut. Latar belakang perbukitan dan permukiman sederhana menjadi gambaran kehidupan masyarakat Batu Merah pada masa itu. Kondisi laut yang jernih dan kawasan pesisir yang masih bersih menjadi perhatian banyak pengguna media sosial.

Salah satu warganet, Jamal Makassar, mengenang ramainya kawasan tersebut pada malam hari. Menurutnya, lokasi itu menjadi tempat favorit warga untuk mencari sotong dan ikan, bermain layang-layang, mandi di laut, hingga melakukan berbagai aksi salto dan lompat ke air. Bahkan, ia mengingat ada warga yang berenang menuju kapal-kapal yang bersandar dengan menggunakan ban dalam maupun jeriken sebagai pelampung.

Kenangan serupa juga disampaikan Simon Memory Samuel. Ia mengatakan, sebelum kawasan Pasar Mardika mengalami reklamasi atau pengeringan, wilayah yang dikenal sebagai belakang Kota Ambon itu merupakan tempat mandi favorit masyarakat pada masanya.

Sementara itu, Henny Talakua mengungkapkan kerinduannya terhadap kondisi Ambon di era tersebut. Menurutnya, saat itu daratan maupun laut di Kota Ambon masih sangat bersih sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.

Komentar bernuansa nostalgia juga datang dari Simon Rahalus. Dengan nada bercanda, ia menuliskan bahwa pada masa ketika foto itu diambil, pangkatnya masih Sersan Dua (Serda). Unggahan tersebut pun memancing respons hangat dari pengguna Facebook lainnya yang turut membagikan kenangan mereka tentang Ambon di tahun 1980-an.

Foto lawas seperti ini tidak hanya menjadi pengingat akan perubahan wajah Kota Ambon dari waktu ke waktu, tetapi juga menjadi arsip berharga yang merekam kehidupan sosial masyarakat. Banyak warganet berharap dokumentasi sejarah seperti ini terus dibagikan agar generasi muda dapat mengenal suasana Ambon tempo dulu sekaligus menghargai nilai sejarah yang dimiliki daerahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....