Modal Nekat Jaga Hutan, Pemuda Sumbar Kini Hidupi Ratusan Warga Desa
- 07 Jul 2026 20:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Ritno Kurniawan dari Sumatra Barat berhasil mengubah ketergantungan masyarakat pada penebangan kayu liar menjadi ekosistem ekowisata melalui kolaborasi dengan PT Astra International Tbk di Desa Sejahtera Astra Nyarai.
- Lebih dari 100 masyarakat lokal kini terlibat aktif dalam pengelolaan wisata, dengan 45 di antaranya menjadi pemandu arung jeram profesional yang sebelumnya adalah penebang pohon.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah perubahan besar sering kali lahir dari keresahan sederhana di lingkungan sekitar. Hal inilah yang dibuktikan oleh Ritno Kurniawan, seorang pemuda asal Sumatra Barat yang gelisah melihat tingginya ketergantungan warga desanya pada aktivitas penebangan kayu liar. Berangkat dari modal nekat untuk menyelamatkan hutan, Ritno kini justru berhasil menciptakan ekosistem ekonomi baru yang menghidupi ratusan warga.
Melalui kolaborasi bersama PT Astra International Tbk, gerakan yang diinisiasi Ritno di Desa Sejahtera Astra Nyarai berkembang menjadi kawasan ekowisata. Mantan para penebang pohon kini telah beralih profesi. Lebih dari 100 masyarakat setempat kini terlibat aktif dalam pengelolaan wisata, termasuk 45 di antaranya yang berdaya sebagai pemanduk arung jeram profesional.
"Awalnya kami hanya ingin mengajak masyarakat melihat bahwa hutan bisa dijaga sekaligus memberikan penghidupan. Tidak pernah terpikir bahwa gerakan yang dimulai dari desa ini kini mampu melibatkan lebih dari 100 masyarakat dalam pengelolaan wisata," ujar Ritno dikutip dari siaran pers yang diterima RRI, Selasa, 7 Juli 2026.
Kisah Ritno merupakan satu dari sekian banyak bukti nyata bagaimana inovasi anak muda mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat. Semangat inilah yang kembali ingin dibakar oleh Astra melalui ajang pencarian inisiator perubahan bertajuk 17th Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2026. Dengan mengusung tema "Terhubung Dalam Aksi", Astra membidik para pemuda yang bergerak di lima bidang krusial: kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Pihak manajemen Astra menegaskan bahwa esensi dari program ini adalah memperluas skala dampak yang sudah ada. Otoritas Astra percaya, di luar sana masih banyak "Ritno-Ritno" baru yang sedang berjuang sendirian di daerahnya masing-masing.
"Melalui SATU Indonesia Awards, Astra ingin menemukan para inisiator perubahan tersebut, memberikan apresiasi, sekaligus membantu memperluas dampak yang telah mereka bangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat," kata Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.
Pandangan berimbang juga datang dari perspektif generasi muda yang diwakili oleh Jerhemy Owen, seorang environmental content creator. Menurutnya, tantangan terbesar bagi anak muda saat ini bukanlah menemukan ide, melainkan keberanian untuk memulai dan menjaga konsistensi. Owen menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menunggu menjadi besar untuk melakukan perubahan, karena setiap dampak yang berkelanjutan selalu dimulai dari langkah kecil di lingkungan terdekat.
Bagi anak muda yang mampu menunjukkan konsistensi dan dampak nyata tersebut, Astra telah menyiapkan dukungan penuh. Para penerima apresiasi 17th SATU Indonesia Awards 2026 nantinya akan mendapatkan dana bantuan kegiatan sebesar Rp65 juta, program pembinaan, hingga kesempatan emas berkolaborasi dengan jaringan Desa Sejahtera Astra.
Pendaftaran untuk ajang ini masih terbuka lebar bagi seluruh anak bangsa hingga 28 Juli 2026 melalui laman resmi mereka di www.satu-indonesia.com. Langkah ini diharapkan mampu memicu lahirnya lebih banyak aksi nyata yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) demi masa depan Indonesia yang lebih sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....