Sleepmaxxing Jadi Tren Gaya Hidup Generasi Muda

  • 07 Jul 2026 23:27 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Tren sleepmaxxing atau upaya mengoptimalkan kualitas tidur semakin populer di kalangan generasi muda. Melalui media sosial, banyak warganet membagikan berbagai rutinitas sebelum tidur, mulai dari menciptakan kamar yang gelap dan sejuk, membatasi penggunaan gawai, hingga menggunakan sleep tracker. Meski demikian, para ahli mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan kebiasaan tidur yang terbukti secara ilmiah dibanding mengikuti seluruh tren yang viral. Selasa, 7 Juli 2026.

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas tidur bagi kesehatan fisik maupun mental. Berdasarkan laporan CBS News, generasi Z menjadi kelompok yang paling banyak memprioritaskan waktu tidur dibanding generasi lainnya. Banyak di antaranya berupaya memperbaiki pola tidur melalui rutinitas yang lebih teratur dan lingkungan tidur yang nyaman.

Profesor Klinis Divisi Sleep Medicine Stanford University, Dr. Rafael Pelayo, mengatakan meningkatnya perhatian generasi muda terhadap kualitas tidur merupakan perkembangan yang positif. Menurutnya, keinginan untuk memperoleh tidur yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi kesehatan selama dilakukan dengan cara yang benar. "They just want to make the quality better, which is a good thing," ujarnya.

Di sisi lain, Dr. Sam Kashani, dokter spesialis tidur sekaligus Assistant Clinical Professor di David Geffen School of Medicine UCLA, mengingatkan bahwa sleepmaxxing memiliki sisi positif maupun negatif. Ia menilai kebiasaan menjaga kualitas tidur memang baik, namun masyarakat tidak perlu terobsesi mengejar "tidur yang sempurna". Menurutnya, ada batas tipis antara upaya menjaga kesehatan tidur dengan sikap yang justru memicu kecemasan terhadap kualitas tidur itu sendiri atau dikenal sebagai orthosomnia.

Para pakar menyarankan masyarakat menerapkan prinsip dasar sleep hygiene, seperti menjaga jadwal tidur yang konsisten, mengurangi paparan layar sebelum tidur, serta menciptakan kamar yang tenang, gelap, dan sejuk. Langkah-langkah tersebut dinilai lebih efektif dibanding mengikuti berbagai metode yang belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....