Kalteng Inflasi 0,23 Persen Dipicu Tarif BBM

  • 08 Jul 2026 22:47 WIB
  •  Palangkaraya

‎‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pada Juni 2026, secara month-to-month terjadi inflasi di Kalimantan Tengah. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, hasil pemantauan di 4 kabupaten kota Indeks Harga Konsumen (IHK), pada Juni 2026 terjadi inflasi month-to-month atau bulanan sebesar 0,23 persen di Kalimantan Tengah dengan rincian IHK meningkat dari 112,35 pada Mei 2026 menjadi 112,61 pada Juni 2026.

‎“Kelompok transportasi memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan Kalimantan Tengah, yaitu sebesar 0,25 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi month-to-month yaitu bensin 0,24 persen, bawang merah 0,07 persen, minyak goreng 0,06 persen serta ikan patin dan pelumas oli mesin masing-masing 0,03 persen,” ujar Maria Wahyu Utami selaku Plt Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu 1 Juli 2026.

‎ ‎Lebih lanjut dijelaskan Maria, secara year-on-year atau tahunan, Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 4,47 persen.Sedangkan secara year-to-date tercatat inflasi sebesar 2,39 persen.

‎“Secara year-on-year, kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil ‎terbesar terhadap inflasi Kalimantan Tengah, yaitu sebesar 2,37 persen. Komoditas yang memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi year-on-year antara lain beras 0,67 persen, emas perhiasan 0,58 persen, bensin 0,25 persen, ikan nila 0,24 persen dan minyak goreng 0,21 persen," ujarnya.

‎‎Maria melanjutkan, hasil pemantauan BPS pada keempat kabupaten kota IHK di ‎Kalimantan Tengah, secara month-to-month dan year-on-year, seluruh kabupaten kota ‎mengalami inflasi. Fenomena yang memengaruhi inflasi antara lain adanya penyesuaian tarif BBM oleh Pertamina yang terjadi sebanyak dua kali pada Bulan Juni 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....