Atasi Mahalnya Pakan Ternak, UGM Hadirkan Kelas Online Pengelolaan Maggot

  • 06 Jul 2026 07:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Bagi para peternak rakyat, urusan biaya pakan dan pengelolaan limbah sering kali menjadi momok yang menguras kantong dan tenaga. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Peternakan UGM berkolaborasi dengan BRIN menawarkan solusi cerdas berbasis ekonomi sirkular (zero waste) yang kini bisa dipelajari siapa saja lewat ponsel.

Inovasi tersebut dikemas dalam bentuk Massive Open Online Course (MOOC) atau modul kredensial mikro digital berjudul “Eco-Farming: Sinergi Peternakan Ayam Kampung Petelur Unggul dan Maggot BSF”. Tim ahli di balik layar modul ini diketuai oleh Ikhwan Hadianto, S.Pt., M.Sc., bersama Muhammad Rio Rafif, S.Pt. (Fapet UGM), dan Slamet Widodo, S.Pt., M.Sc. (BRIN).

Melalui platform UGM Online, kelas digital ini membedah bagaimana limbah organik disulap menjadi pakan berkualitas tinggi lewat bantuan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF). Siklus inilah yang disebut sebagai ekosistem eco-farming: pakan lebih murah, limbah habis, dan telur yang dihasilkan tetap unggul.

"Kami ingin hasil penelitian laboratorium tidak mandek di kampus, tapi menyebar menjadi teknologi tepat guna yang mendukung kemandirian pakan peternak kita," ujar Ikhwan Hadianto, Kamis, 2 Juli 2026 lalu.

Agar tidak membosankan dan mudah dipahami oleh pemula maupun praktisi, materi kelas dibagi ke dalam tujuh submodul terstruktur. Menariknya, video pembelajarannya diproduksi mandiri dengan metode talking head, narasi, dan demonstrasi praktik langsung di area farm. Peserta juga ditantang lewat kuis evaluasi standar UGM untuk menguji pemahaman mereka.

Kehadiran kelas online gratis ini mempertegas komitmen Fapet UGM dalam mempercepat transformasi digital di sektor peternakan, sekaligus membuktikan bahwa sains terapan bisa diaplikasikan dengan mudah demi ketahanan pangan nasional yang lebih hijau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....