Akal, Agama, Malu, dan Amal Saleh dalam Sosok Muslim
- 03 Jul 2026 20:41 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Mungkin kita pernah mendengar dalam berbagai majelis ilmu, umat Islam sering diingatkan bahwa setiap manusia dianugerahi "permata" berharga dalam dirinya, yaitu akal, agama, rasa malu, dan amal saleh. Dalam khotbah Jum'at 3 Juli 2026, di mesjid Baiturrahman kota Lhokseumawe, ustad H. Abubakar Ismail, M. Pd, menjelaskan bahwa keempatnya menjadi bekal utama untuk menjalani kehidupan yang diridhai Allah SWT. Meski ungkapan tersebut bukan berasal dari ayat Al-Qur'an atau hadis sahih, maknanya sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong manusia menjaga fitrah dan kemuliaan dirinya melalui ilmu, iman, akhlak, serta perbuatan baik.
Al-Qur'an memberikan penegasan tentang pentingnya menggunakan akal dan menjaga keimanan. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." (QS. Al-Qur'an Ar-Rum: 24). Ayat ini menunjukkan bahwa akal merupakan anugerah yang harus digunakan untuk mengenal kebesaran Allah, sedangkan agama menjadi petunjuk agar manusia tidak tersesat dalam menjalani kehidupan.
Rasa malu juga menempati kedudukan mulia dalam Islam karena menjadi benteng yang mencegah seseorang dari perbuatan dosa dan maksiat. Sementara itu, amal saleh merupakan bukti nyata keimanan seseorang. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk." (QS. Al-Bayyinah: 7). Keimanan yang benar akan melahirkan akhlak yang baik serta diwujudkan melalui amal yang bermanfaat bagi sesama.
Ulama mengingatkan bahwa akal dapat rusak jika tidak digunakan untuk mencari kebenaran, agama dapat melemah jika lalai beribadah, rasa malu dapat hilang karena terbiasa berbuat maksiat, dan amal saleh dapat berkurang akibat riya, kemalasan, maupun mengikuti hawa nafsu. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk senantiasa memperkuat ilmu, menjaga keimanan, memelihara rasa malu, serta memperbanyak amal saleh agar empat "permata" dalam diri tetap bersinar dan menjadi bekal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....