Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan Laut

  • 02 Jul 2026 16:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI. CO. ID Gorontalo: Perjalanan menggunakan kapal laut maupun kapal pesiar selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Hamparan laut yang luas, angin sepoi-sepoi, hingga matahari terbit dan terbenam di cakrawala menjadi momen yang sulit dilupakan. Namun, bagi sebagian orang, perjalanan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi tantangan karena mabuk perjalanan atau motion sickness.

Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima informasi yang berbeda dari mata, telinga bagian dalam, dan otot tubuh. Saat kapal bergoyang mengikuti ombak, telinga bagian dalam merasakan gerakan yang terus berubah. Namun, jika mata lebih banyak melihat bagian dalam kabin yang tampak diam, otak menjadi bingung menerima sinyal tersebut. Akibatnya, muncullah gejala seperti pusing, mual, muntah, tubuh berkeringat dingin, wajah pucat, hingga kehilangan nafsu makan. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, terutama mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan laut atau memiliki kepekaan tinggi terhadap gerakan.

Meski terasa mengganggu, mabuk perjalanan bukanlah penyakit yang berbahaya. Kondisi ini umumnya akan membaik ketika tubuh mulai beradaptasi dengan gerakan kapal atau saat kapal kembali berada di perairan yang lebih tenang. Bahkan, banyak pelaut dan awak kapal mengaku tubuh mereka membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk benar-benar menyesuaikan diri dengan gelombang laut.

Agar perjalanan tetap nyaman, ada beberapa strategi sederhana yang dapat dilakukan. Sebelum berangkat, usahakan tidur cukup dan jangan naik kapal dalam kondisi kelelahan. Konsumsilah makanan ringan yang tidak terlalu berminyak atau pedas, serta hindari makan berlebihan. Perut yang terlalu kosong maupun terlalu penuh sama-sama dapat meningkatkan risiko mual.

Saat berada di atas kapal, pilihlah posisi di bagian tengah kapal atau dek yang lebih stabil karena guncangannya relatif lebih ringan dibandingkan bagian depan atau belakang kapal. Jika memungkinkan, keluarlah ke area terbuka dan arahkan pandangan ke garis cakrawala. Cara ini membantu menyamakan informasi yang diterima mata dan telinga sehingga otak lebih mudah beradaptasi.

Selain itu, hindari terlalu lama menatap layar ponsel, membaca buku, atau bermain gim saat kapal sedang bergoyang. Aktivitas tersebut dapat memperparah rasa pusing karena mata fokus pada benda yang diam, sementara tubuh terus merasakan gerakan kapal. Sebaliknya, tarik napas perlahan, duduk dengan posisi nyaman, dan usahakan tetap rileks.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sangat penting. Minumlah air putih secara cukup, tetapi sedikit demi sedikit. Sebagian orang merasa minuman hangat seperti teh jahe dapat membantu mengurangi rasa mual. Bila memiliki riwayat mabuk perjalanan yang cukup berat, penggunaan obat antimabuk dapat menjadi pilihan. Namun, obat sebaiknya diminum sebelum gejala muncul dan sesuai dengan petunjuk tenaga kesehatan karena beberapa jenis obat dapat menimbulkan rasa kantuk.

Tidak sedikit penumpang yang memilih tetap berada di kabin saat mulai merasa mual. Padahal, udara segar di dek kapal sering kali membantu mengurangi keluhan. Mendengarkan musik yang menenangkan, mengobrol santai dengan teman perjalanan, atau menikmati panorama laut juga dapat mengalihkan perhatian dari rasa tidak nyaman.

Perlu diingat, bila mabuk perjalanan disertai muntah terus-menerus, tubuh sangat lemas, sulit minum, atau muncul gejala lain yang tidak biasa, segera laporkan kepada petugas kapal agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Pada akhirnya, mabuk perjalanan hanyalah salah satu bagian kecil dari petualangan di laut. Dengan persiapan yang baik dan memahami cara tubuh beradaptasi terhadap gerakan kapal, perjalanan akan terasa jauh lebih nyaman. Jangan biarkan rasa mual menghalangi kesempatan menikmati indahnya lautan, bertemu orang-orang baru, serta menciptakan kenangan yang akan terus dikenang sepanjang hidup. Karena setiap perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menikmati setiap momen di sepanjang perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....