Mengubah Pelepah Pisang Menjadi Rupiah di Pasar Ekspor

  • 03 Jul 2026 11:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya- Membuat kerajinan tangan atau kreativitas dari pelepah pisang (gedebog pisang) adalah cara yang sangat bagus untuk memanfaatkan limbah organik menjadi barang bernilai seni dan ekonomi.

Pelepah pisang yang sudah dikeringkan memiliki tekstur serat yang unik, mirip dengan kulit hewan atau kain berserat alami.

Berikut adalah tahapan mendasar dan sistematis untuk mengolah pelepah pisang menjadi bahan baku siap pakai, hingga ide kreasi produknya. Kunci utama dari kerajinan pelepah pisang yang awet (tidak berjamur dan tidak mudah robek) terletak pada proses pengeringannya.

Ambil pelepah pisang yang sudah tua atau yang sudah ditebang (biasanya dari pohon pisang yang sudah berbuah). Jenis pisang seperti pisang kepok, klutuk (batu), atau pisang raja biasanya memiliki serat yang lebih kuat. Kelupas lapisan luar pelepah pisang yang tipis (bagian kulit luarnya yang berserat indah). Pisahkan dari bagian dalam yang menyerupai spons/gabus.

Jemur lembaran pelepah pisang langsung di bawah sinar matahari selama 7–10 hari hingga benar-benar kering total. Jangan mengeringkannya dengan cara dioven terlalu panas karena bisa membuat seratnya menjadi rapuh.

Setelah kering, pelepah biasanya akan menggulung atau kaku. Setrika pelepah pisang dengan suhu sedang agar permukaannya menjadi rata, halus, dan lebih mudah dibentuk atau ditempel.

Beberapa ide produk kreatif yang bisa dibuat dari pelepah pisang :

  • Lukisan Siluet / Kaligrafi: Memanfaatkan gradasi warna alami pelepah pisang.
  • Sampul Buku Catatan (Notebook ethic): Memberikan kesan premium dan klasik pada buku agenda.
  • Wadah Tisu dan Tempat Pensil: Menggunakan dasar kotak karton yang dilapisi anyaman atau tempelan pelepah.
  • Miniatur atau Replika: Seperti miniatur rumah adat, perahu, atau gaun pelapis boneka.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....