PKM UNY Latih Guru Terapkan Papan Sasmita

  • 02 Jul 2026 08:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) SEKAR-AMARTA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan subprogram Dharma Widya Adhikari di SLB Bhakti Kencana 1 pada Senin hingga Selasa 29 sampai 30 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas guru dalam mengimplementasikan media pembelajaran inovatif, yakni Papan Sasmita, sekaligus membangun sistem keberlanjutan program di sekolah mitra. Sebanyak 14 guru mengikuti pelatihan sebagai peserta sekaligus calon instruktur internal yang nantinya akan meneruskan implementasi program.

Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA terdiri atas Lituhayu Sasikirana selaku ketua tim, Rihhadatul Aisy, Baiq Nariswari Syifa Rizmanda, Ilham Ramadhan, dan Bagas Yoga Anantyo di bawah bimbingan dosen pendamping Dr. Rizki Arumning Tyas, M.Pd. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai konsep, pengembangan, hingga penerapan media Papan Sasmita dalam proses pembelajaran bagi peserta didik dengan disabilitas intelektual. Program ini juga dirancang agar guru mampu mengembangkan media secara mandiri setelah kegiatan PKM berakhir.

Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA UNY melalui subprogram Dharma Widya Adhikari membekali 14 guru SLB Bhakti Kencana 1 dengan pelatihan implementasi media pembelajaran Papan Sasmita, praktik mengajar, hingga pembentukan Tim Keberlanjutan Sekolah. (Foto: Dok. PPK Ormawa UKMF Reality FIP UNY)

Hari pertama diawali dengan sambutan Ketua Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA, Lituhayu Sasikirana, yang menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan sekolah dalam menjaga keberlangsungan inovasi pembelajaran. Kepala SLB Bhakti Kencana 1, Sardiyana, S.Pd., M.A., turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan media pembelajaran adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan orientasi program, pemaparan implementasi SEKAR-AMARTA, pengenalan konsep Papan Sasmita, penyampaian modul suplementari beserta perangkat pembelajaran, hingga pengisian lembar respons guru terhadap media yang dikembangkan.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan peninjauan kembali materi yang telah dipelajari sebelumnya. Guru kemudian dibagi menjadi empat kelompok untuk mendiskusikan perencanaan pembelajaran yang telah disusun tim PKM-PM SEKAR-AMARTA. Diskusi berlangsung aktif melalui pertukaran gagasan dan pengalaman mengajar, sehingga setiap kelompok dapat menyesuaikan strategi penggunaan Papan Sasmita dengan karakteristik peserta didik yang mereka dampingi di kelas.

Suasana penuh antusiasme mewarnai pelatihan Dharma Widya Adhikari yang digelar Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA UNY di SLB Bhakti Kencana 1. (Foto: Dok. PPK Ormawa UKMF Reality FIP UNY)

Hasil diskusi tersebut dilanjutkan dengan praktik mengajar secara bergantian menggunakan media Papan Sasmita. Masing-masing kelompok mempraktikkan satu skenario pembelajaran berdasarkan perangkat yang telah disiapkan tim. Selama simulasi berlangsung, mahasiswa memberikan pendampingan sekaligus masukan agar guru semakin percaya diri dalam mengintegrasikan media tersebut ke dalam proses belajar mengajar. Kegiatan praktik ini menjadi bekal nyata bagi guru untuk menerapkan Papan Sasmita secara mandiri di lingkungan sekolah.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembentukan Tim Keberlanjutan Sekolah yang bertugas memastikan implementasi program tetap berjalan setelah masa PKM selesai. Struktur tim meliputi penanggung jawab, ketua, sekretaris, bendahara, Divisi Implementasi Pembelajaran, Divisi Sarana dan Pemeliharaan Media, serta Divisi Monitoring dan Evaluasi. Ketua Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA, Lituhayu Sasikirana, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan media pembelajaran, tetapi juga membangun kemandirian guru dalam mengembangkan inovasi di sekolah. "Kami tidak hanya ingin menghadirkan inovasi media pembelajaran, tetapi juga menyiapkan guru agar mampu mengimplementasikan dan mengembangkan Papan Sasmita secara mandiri dalam pembelajaran. Pembentukan Tim Keberlanjutan Sekolah menjadi komitmen bersama agar program tetap berjalan dan terus memberikan manfaat bagi peserta didik meskipun masa pelaksanaan PKM telah berakhir," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SLB Bhakti Kencana 1, Sardiyana, S.Pd., M.A., menyambut positif kolaborasi yang dibangun bersama mahasiswa UNY. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai kebutuhan peserta didik. "Kami mengapresiasi dedikasi tim PKM-PM SEKAR-AMARTA yang telah menghadirkan inovasi pembelajaran sekaligus membekali guru agar mampu mengembangkan media ini secara berkelanjutan. Kami berharap Papan Sasmita dapat terus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah," ucapnya.

Dengan berakhirnya subprogram Dharma Widya Adhikari, kolaborasi antara tim PKM-PM SEKAR-AMARTA dan SLB Bhakti Kencana 1 diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan bagi peserta didik dengan disabilitas intelektual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....