Mengenal Tren Decluttering, Seni Menata Rumah untuk Pikiran yang Lebih Tenang
- 30 Jun 2026 21:04 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Rumah yang berantakan dengan barang-barang yang menumpuk tanpa disadari dapat menjadi salah satu sumber stres tersembunyi bagi penghuninya.
Akhir-akhir ini, tren decluttering atau seni memilah dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi semakin populer di kalangan masyarakat urban.
Gaya hidup minimalis ini dipercaya mampu memberikan efek psikologis yang menenangkan sekaligus membuat fungsi estetika rumah menjadi lebih maksimal.
Konsep gaya hidup ini bisa diterapkan kapan saja, namun akhir pekan sering kali menjadi waktu yang paling tepat untuk memulainya secara menyeluruh. Proses pembersihan ini difokuskan di dalam area rumah, mulai dari lemari pakaian, meja kerja, hingga area dapur yang sering menjadi tempat penumpukan barang.
Dengan menyisihkan waktu beberapa jam saja, Anda dapat mengubah suasana rumah yang semula terasa penuh sesak menjadi lebih lapang dan rapi.
Decluttering sangat cocok diterapkan oleh siapa saja yang sering merasa jenuh, cemas, atau merasa rumahnya tidak pernah rapi meski sudah sering dibersihkan. Metode ini mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam menyaring barang yang benar-benar membawa manfaat atau kebahagiaan (spark joy) dalam hidup sehari-hari. Langkah ini juga menjadi sarana yang baik untuk melatih diri agar tidak konsumtif dalam membeli barang-barang baru yang tidak terlalu diperlukan.
Secara psikologis, lingkungan fisik yang rapi dan teratur akan merefleksikan kondisi pikiran yang lebih terorganisasi dan jernih. Penumpukan barang di sekitar kita secara visual mengirimkan sinyal ke otak bahwa ada tugas yang belum selesai, sehingga memicu hormon stres kortisol.
Dengan mengurangi gangguan visual tersebut, tingkat fokus akan meningkat dan kualitas istirahat di rumah menjadi lebih berkualitas.
Cara melakukan decluttering sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan Anda mau memulainya dari sudut ruangan yang terkecil terlebih dahulu. Ambil tiga buah kotak besar, lalu beri label masing-masing kotak dengan kategori: "Disimpan", "Didonasikan", dan "Dibuang".
Amati setiap barang satu per satu secara jujur, lalu masukkan ke dalam kotak yang sesuai, dan segera rapikan kembali barang yang dipilih untuk disimpan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....