Panglima Besar Jenderal Sudirman Pernah Dirawat di RS Panti Rapih Jogja

  • 30 Jun 2026 13:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kondisi kesehatan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang memburuk selama gerilya membuatnya pernah dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih Jogja. Kamar tempat perawatan Jenderal Sudirman itu pun kini masih dirawat dan digunakan untuk umum.

Mengutip situs Kemdikbud, Jenderal Sudirman menjalani perawatan untuk menyembuhkan TBC atau tubercolosis yang dideritanya di RS Panti Rapih. Jenderal Sudirman dirawat pada Oktober 1948 atau dua bulan sebelum pecah Agresi Militer II.

Kala itu, dosen senior Prof Dr RD Asikin Widjayakusuma dan dr Sim Kie Ay menyarankan Jenderal Sudirman menjalani operasi untuk menonaktifkan sebelah paru-parunya. Kemudian usai operasi paru-paru itu, pada 19 Desember 1948 Agresi Militer II pecah dan memaksa Jenderal Sudirman menyingkir dari Jogja untuk memimpin gerilya. Meski kondisinya belum pulih benar.

Delapan bulan memimpin gerilya tepatnya Juli 1949, Jenderal Sudirman kembali ke Jogja dengan kondisi kesehatan yang menurun. Dia kembali dirawat dan menjalani perawatan keduanya di RS Panti Rapih Jogja.

Untuk mengenang Jenderal Sudirman yang pernah dirawat, ada patung Panglima Besar itu di RS Panti Rapih. Ada sepucuk puisi karya Jenderal Sudirman yang dituangkan di bawah prasasti tersebut.

Lokasi prasasti Jenderal Sudirman itu berada di taman di depan ruang perawatan Jenderal Sudirman di Bangsal Maria. Kamar perawatan Jenderal Sudirman itu hingga kini masih dirawat dan terjaga bentuk aslinya. Bahkan kamar tempat Jenderal Sudirman dirawat di Bangsal Maria Yosef itu menjadi kamar khusus kelas VVIP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....