Memilih Buah yang Lebih Aman dari Residu Pestisida

  • 30 Jun 2026 09:38 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Buah merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik yang dibutuhkan tubuh karena kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Mengonsumsi buah setiap hari dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta menurunkan risiko berbagai penyakit. Namun, masih banyak orang yang merasa khawatir akan adanya residu pestisida pada buah yang dikonsumsi.

Residu pestisida adalah sisa zat kimia yang dapat tertinggal pada hasil pertanian setelah proses penyemprotan. Meskipun penggunaan pestisida bertujuan melindungi tanaman dari hama dan penyakit, residunya perlu dikendalikan agar tetap berada di bawah batas aman yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk mengetahui cara memilih dan mengolah buah dengan benar.

Beberapa jenis buah memiliki risiko paparan residu pestisida yang lebih rendah karena memiliki kulit tebal yang tidak dikonsumsi, seperti pisang, jeruk, alpukat, dan nanas. Kulit buah tersebut berfungsi sebagai pelindung alami sehingga bagian buah yang dimakan cenderung lebih terlindungi dari paparan residu di permukaan. Meski demikian, buah tetap perlu dicuci menggunakan air mengalir sebelum dikupas untuk mengurangi kotoran dan sisa residu yang menempel pada kulitnya.

Selain memilih buah yang tepat, konsumen juga disarankan membeli buah dari penjual atau petani yang menerapkan praktik pertanian yang baik. Mengonsumsi buah yang beragam dan menjaga kebersihan sebelum mengolahnya merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi paparan residu pestisida sekaligus memenuhi kebutuhan gizi harian.

Menurut World Health Organization (WHO), "Pesticide residues in food should not pose a risk to consumers if they comply with the maximum residue limits (MRLs) established based on good agricultural practices." Artinya, residu pestisida pada makanan tidak seharusnya membahayakan konsumen apabila kadarnya masih berada di bawah batas maksimum residu yang telah ditetapkan berdasarkan praktik pertanian yang baik. Dengan memilih buah secara bijak dan menerapkan cara penanganan yang benar, masyarakat dapat menikmati manfaat buah tanpa rasa khawatir yang berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....