Dinkes Tapteng Gelar Layanan Kesehatan Terpadu, Sasar 2.000 Peserta
- 30 Jun 2026 08:27 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar layanan kesehatan terpadu yang mencakup Cek Kesehatan Gratis (CKG), Skrining Terduga Tuberkulosis (TB), Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026 di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah itu menargetkan sebanyak 2.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui pendekatan promotif dan preventif. Sasaran program meliputi ASN, calon pegawai BLUD Puskesmas, ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, kader Posyandu, kader Jumantik, hingga masyarakat umum di wilayah Kecamatan Pandan, Tukka, Sarudik, dan Badiri. "Masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari," ujar Lisnawati pada Senin 29 Juni 2026.
Lisnawati menjelaskan empat layanan utama yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis untuk deteksi dini penyakit, skrining TB sebagai langkah memutus rantai penularan, penyuluhan PHBS, serta pelayanan Posyandu ILP yang menjangkau seluruh kelompok usia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah beserta seluruh OPD, camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, yang membuka kegiatan tersebut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada penderita tuberkulosis sehingga proses penanganan dan pengobatan dapat berjalan lebih efektif. "Melalui cek kesehatan gratis dan skrining TB ini, kita ingin memastikan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin sehingga penanganan lebih cepat dan penularan dapat ditekan," kata Mahmud.
Program layanan kesehatan terpadu ini diharapkan menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan hidup sehat, Wakil Bupati Mahmud Efendi menutup rangkaian pembukaan dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis bersama jajaran Dinas Kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....