Transformasi Diri Meninggalkan Kebiasaan Buruk

  • 30 Jun 2026 07:52 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur : 1 (satu ) Muharram 1448 H yang jatuh pada 16 Juni 2026 menandai Tahun Baru Islam. Momentum ini dimaknai sebagai refleksi, hijrah menuju kebaikan, dan muhasabah (introspeksi) diri. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, Muharram mendorong umat Islam untuk berbuat amal dan meningkatkan ketakwaan.

Ustad Drs. M. Lutfi Ohoirenan, M.Pd mengatakan beberapa waktu lalu, makna mendalam Tahun Baru Islam ini mencakup beberapa aspek penting Yakni Momentum Hijrah, yang dimaknai bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan sebagai semangat transformasi diri meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan kualitas ibadah serta akhlak.

Sedangkan Muhasabah adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan hidup, bersyukur atas nikmat dan memperbaiki kekurangan di masa lalu. Muharram adalah Bulan yang dimuliakan, termasuk salah satu dari Asyhurul Hurum (empat bulan haram). Yang artinya segala bentuk amal saleh dilipatgandakan nilainya.

Lanjut Ust. Ohoirenan,untuk meraih keberkahan di awal tahun, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti Puasa Sunah terutama melaksanakan puasa Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) yang diyakini dapat menghapus dosa-dosa kecil. Untuk mengawali tahun baru muharram dengan harapan agar diberikan kemudahan dan keberkahan, adalah memperbanyak doa dan dzikir.

Selain itu ia mengingatkan kepada seluruh umat islam untuk berbagi kepada sesama atau mengelurkan sedekah sebagai bentuk rasa syukur kita. “Sebagai wujud syukur atas rezeki dan kepedulian terhadap sesame adalah sedekah.” Imbuhnya

Muharram 2026 merupakan momentum berharga bagi umat Islam untuk memulai langkah baru dengan semangat hijrah yang lebih baik. Melalui pemahaman tentang makna, keutamaan, serta amalan sunah yang dianjurkan, Muharram mengajarkan pentingnya refleksi diri, peningkatan kualitas ibadah, dan komitmen untuk menjalani kehidupan secara lebih bermakna.

Tidak hanya dalam aspek spiritual, semangat ini juga dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mempersiapkan masa depan dan memberikan perlindungan bagi keluarga secara bijak, bertanggung jawab, dan selaras prinsip syariah demi keberkahan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....