Work-Life Balance, Benarkah Berpengaruh pada Produktivitas?
- 29 Jun 2026 13:22 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Istilah work-life balance semakin sering dibicarakan di tengah meningkatnya tuntutan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Banyak perusahaan mulai menyadari bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi berpengaruh terhadap kesehatan serta produktivitas karyawan.
Menurut International Labour Organization (ILO), jam kerja yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kelelahan, stres, dan menurunkan produktivitas. ILO menilai keseimbangan antara pekerjaan dan waktu istirahat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
Profesor Sir Cary Cooper, pakar psikologi organisasi dari University of Manchester, mengatakan karyawan yang memiliki waktu istirahat yang cukup cenderung lebih fokus, kreatif, dan mampu mengambil keputusan dengan lebih baik. Ia menilai produktivitas tidak hanya ditentukan oleh lamanya bekerja, tetapi juga kualitas waktu kerja.
Sementara itu, World Health Organization (WHO) menyebut jam kerja yang panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke apabila berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan waktu beristirahat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Menurut Kementerian Ketenagakerjaan RI, perusahaan dan pekerja memiliki peran bersama dalam menciptakan budaya kerja yang sehat. Pengaturan waktu kerja, komunikasi yang baik, dan pemanfaatan waktu libur dinilai mampu meningkatkan motivasi sekaligus produktivitas.
Profesor Cary Cooper juga mengungkapkan bahwa meluangkan waktu untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, maupun menjalankan hobi dapat membantu mengurangi tingkat stres. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk pulih sebelum kembali bekerja.
Dengan menerapkan work-life balance, masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetapi juga meningkatkan kualitas pekerjaan. Keseimbangan tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi produktivitas individu maupun organisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....