Pemkab Madina Buka Dialog Bersama Mahasiswa dan Pemuda
- 29 Jun 2026 10:48 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali membuka ruang diskusi dengan mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Aula Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis 25 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Sebelumnya, Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution juga telah menerima kelompok mahasiswa untuk berdialog secara langsung. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keterbukaan pemerintahan dalam menerima kritik konstruktif dan masukan dari berbagai kalangan guna mempercepat pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Saipullah menegaskan pemerintah daerah membutuhkan peran aktif mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam memberikan ide maupun kritik yang membangun. "Terima kasih kepada OPD sebagai inisiator pertemuan ini. Masukan dari adik-adik mahasiswa dan OKP sangat kami butuhkan untuk membangun Madina yang lebih baik," ujar Saipullah.
Pada forum tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian 100 hari kerja pemerintahannya bersama Wakil Bupati, di antaranya pemindahan RSUD Panyabungan ke lokasi baru, pembentukan Koperasi Merah Putih di desa-desa, serta pembangunan jalan lingkar Pasar Lama. Selain itu, ia meminta mahasiswa dan organisasi kepemudaan memberikan masukan terkait pemanfaatan bangunan eks Bioskop Tapanuli yang hingga kini belum difungsikan. "Pasar eks bioskop saat ini masih kosong. Saya minta organisasi mahasiswa dan kepemudaan memberikan saran dan masukan terkait pemanfaatannya agar bermanfaat bagi ekonomi masyarakat," katanya.
Selain membahas program pembangunan, Bupati juga menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses Izin Pertambangan Rakyat (IPR) pada tahun ini. Sementara itu, mahasiswa dan organisasi pemuda yang hadir turut menyampaikan berbagai isu strategis seperti harga gabah, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur jalan, percepatan IPR, hingga pemanfaatan aset daerah. Dialog tersebut diikuti sejumlah organisasi, di antaranya Pemuda Muhammadiyah, PMII, HMI, GMNI, GP Ansor, dan Dema STAIN Madina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....