Buah Langka Eksotis Asli Nusantara

  • 29 Jun 2026 11:29 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi – Indonesia menyimpan kekayaan flora yang luar biasa, namun beberapa di antaranya kini mulai terancam punah. Salah satu buah asli Indonesia yang kini statusnya sudah sangat langka dan jarang dikenali oleh generasi muda adalah Buah Gowok, atau yang di beberapa daerah lebih dikenal dengan nama Kupa.

Asal-Usul dan Karakteristik Pohon
Buah gowok memiliki nama ilmiah Syzygium polycephalum. Buah ini merupakan anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) dan berkerabat dekat dengan jambu air, salam, serta duwet (jamblang). Pohon gowok umumnya tumbuh liar di hutan-hutan sekunder dataran rendah, terutama di wilayah Jawa, Sentrum (Sulawesi), dan Kalimantan. Pohonnya bertubuh sedang dengan tinggi mencapai 8 hingga 20 meter, serta memiliki kulit batang yang beralur dan berwarna cokelat keabu-abuan.

Ciri Fisik dan Cita Rasa Buah
Gowok memiliki penampilan fisik yang sangat khas dan menarik:

Bentuk & Ukuran: Buahnya berbentuk bulat agak gepeng dengan diameter sekitar 2-3 cm.

Warna: Saat masih muda, buah berwarna hijau. Ketika matang, warnanya berubah drastis menjadi ungu tua kehitaman yang mengilat.

Daging & Biji: Daging buahnya berwarna putih keunguan, bertekstur kenyal, dan mengandung banyak air yang melekat pada satu biji besar di dalamnya.

Rasa: Gowok menawarkan kombinasi rasa asam (masam) yang dominan dengan sedikit sensasi manis dan sepat (segar).Karena rasanya yang sangat segar, masyarakat tradisional sering mengonsumsi buah ini secara langsung, atau mengolahnya menjadi campuran rujak, sirup, dan asinan.

Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Meskipun ukurannya kecil, buah gowok kaya akan senyawa aktif yang baik untuk tubuh, seperti vitamin C, antioksidan jenis antosianin (yang memberi warna ungu), serta tanin. Beberapa manfaat kesehatan yang dipercaya secara turun-temurun antara lain:

1.Mengatasi Masalah Pencernaan: Kandungan zat penyamak (tanin) di dalamnya efektif untuk meredakan diare dan menetralkan asam lambung.

2. Menjaga Kesehatan Kulit: Kadar vitamin C yang tinggi membantu merangsang produksi kolagen dan menangkal radikal bebas.

3.Mengobati Mabuk Alkohol: Dalam pengobatan tradisional, air perasan buah gowok sering digunakan untuk membantu menetralisir racun dan meredakan efek mabuk.

4.Meredakan Penyakit Kulit: Daun dan kulit batang pohon gowok juga kerap ditumbuk untuk dijadikan obat luar bagi penyakit gatal-gatal atau kudis.

Mengapa Gowok Semakin Langka?
Alasan utama hilangnya buah gowok dari pasar tradisional adalah alih fungsi lahan dan kurangnya budidaya. Pohon gowok umumnya tidak ditanam secara massal di perkebunan komersial, melainkan hanya tumbuh liar atau sebagai tanaman peneduh di pekarangan rumah pedesaan. Selain kalah bersaing dengan buah-buahan impor modern, pertumbuhan pohon gowok yang memakan waktu lama membuat para petani enggan membudidayakannya.
Melestarikan gowok bukan sekadar menjaga keberadaan sebutir buah, melainkan mempertahankan bagian dari identitas kuliner dan kekayaan hayati asli Indonesia agar tidak punah ditelan zaman.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....