Ular Tali Hijau, Hewan Diurnal dengan Penglihatan Super

  • 27 Jun 2026 05:01 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Ular merupakan salah satu kelompok reptil yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai jenis habitat, mulai dari hutan hujan tropis hingga kawasan yang berdekatan dengan permukiman manusia, setiap spesies memiliki karakteristik, perilaku, serta peran ekologis yang berbeda-beda. Meski sebagian besar ular sering dianggap berbahaya, tidak semuanya bersifat agresif atau berbisa, justru banyak spesies yang berkontribusi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengendalikan populasi hewan-hewan kecil di alam.

Salah satu spesies yang menarik untuk dikenal adalah ular tali hijau (Dendrelaphis punctulatus), ular ini banyak ditemukan di wilayah Australia dan Papua Nugini, termasuk di area yang tidak jauh dari permukiman, meski kerap terlihat oleh manusia, ular tali hijau dikenal memiliki sifat pemalu dan lebih sering beraktivitas di atas pepohonan yang rimbun. Tubuhnya yang ramping, warna hijau yang mencolok, serta perilakunya yang tidak agresif menjadikannya mudah dikenali sekaligus menarik perhatian para peneliti, selain itu keberadaan ular ini juga berperan penting sebagai predator alami yang membantu mengendalikan populasi katak dan kadal kecil sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Berikut 5 fakta ular tali hijau, hewan diurnal dengan penglihatan super yang dikutip dari laman msn.com :

1. Warna Tubuh Beradaptasi dengan Habitatnya

Salah satu keunikan ular tali hijau terletak pada warna tubuhnya yang dapat berbeda-beda sesuai dengan lingkungan tempat hidupnya. Ada individu yang didominasi warna hijau zaitun, cokelat, hingga hitam gelap. Variasi tersebut membantu ular berkamuflase sehingga lebih sulit dikenali oleh predator maupun mangsa. Sementara itu, bagian bawah tubuhnya umumnya berwarna kuning cerah atau krem yang menciptakan efek penyamaran ketika ular bergerak di antara ranting dan dedaunan.

2. Menampilkan Warna Biru Sebagai Bentuk Pertahanan

Ketika merasa terancam, ular tali hijau memiliki cara unik untuk mengintimidasi musuhnya. Hewan ini akan menggembungkan bagian leher sehingga sela-sela sisiknya memperlihatkan warna biru cerah yang sebelumnya tidak terlihat. Tampilan mencolok tersebut berfungsi sebagai sinyal peringatan agar predator berpikir dua kali sebelum menyerang. Jika ancaman masih berlanjut, ular ini juga mampu mengeluarkan cairan beraroma menyengat dari bagian belakang tubuhnya sebagai mekanisme pertahanan tambahan untuk mengusir pemangsa.

3. Penglihatan Tajam untuk Berburu pada Siang Hari

Tidak seperti banyak spesies ular yang lebih aktif pada malam hari, ular tali hijau merupakan hewan diurnal yang berburu ketika matahari masih bersinar. Matanya yang berukuran besar dengan pupil bulat memberikan kemampuan melihat yang sangat baik, sehingga mampu mendeteksi pergerakan mangsa dari kejauhan. Sebelum menyerang, ular ini kerap mengangkat bagian depan tubuhnya untuk mengamati kondisi sekitar, kemudian bergerak cepat mengejar mangsa seperti katak pohon maupun kadal kecil.

4. Pemanjat Andal yang Juga Pandai Berenang

Tubuhnya yang panjang, ramping, dan lentur membuat ular tali hijau sangat piawai bergerak di atas pepohonan. Sisik pada bagian perut membantunya mencengkeram batang dan dahan sehingga dapat berpindah dengan lincah tanpa mudah terjatuh. Kehebatannya tidak berhenti di daratan, karena ular ini juga memiliki kemampuan berenang yang cukup baik. Fleksibilitas tersebut memungkinkan ular tali hijau menjelajahi berbagai jenis habitat untuk mencari makanan maupun menghindari ancaman.

5. Beradaptasi Menghadapi Mangsa Beracun

Salah satu fakta paling menarik dari ular tali hijau adalah kemampuannya beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Di beberapa wilayah yang dihuni kodok tebu (Rhinella marina), sebagian populasi ular ini diketahui mengalami perubahan bentuk kepala yang cenderung lebih kecil. Adaptasi tersebut diduga membantu mereka menghindari upaya memangsa kodok beracun yang berukuran besar, sehingga risiko keracunan dapat dikurangi. Fenomena ini menjadi contoh bagaimana proses evolusi memungkinkan suatu spesies menyesuaikan diri dengan tantangan di habitatnya demi mempertahankan kelangsungan hidup.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....