Jiwa Integritas Harus di Miliki ASN

  • 29 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Integritas ASN adalah sikap konsisten dan keteguhan moral yang harus dimiliki oleh setiap Aparatur Sipil Negara untuk menyelaraskan antara ucapan, pikiran, dan tindakan sesuai dengan kode etik, aturan hukum, serta nilai-nilai moral yang berlaku. Integritas merupakan pondasi utama dalam reformasi birokrasi demi menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

Menteri PANRB menekankan bahwa tidak ada ruang bagi aparatur dengan kinerja tinggi tetapi memiliki integritas yang rendah dalam pengelolaan pemerintahan Indonesia.

9 Nilai Integritas ASN

Berdasarkan panduan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), nilai integritas ASN terbagi menjadi 9 poin utama yang wajib diimplementasikan dalam budaya kerja:

Jujur: Mengatakan dan melakukan kebenaran, serta menolak segala bentuk suap, pungutan liar (pungli), atau gratifikasi.

Disiplin: Patuh pada jam kerja, menepati komitmen tugas, dan tidak memanipulasi kehadiran (titip absen).

Tanggung Jawab: Menyelesaikan setiap amanah jabatan dan siap menerima konsekuensi atas keputusan yang diambil.

Kerja Keras: Bekerja dengan sungguh-sungguh, cerdas, dan optimal tanpa mencari jalan pintas yang melanggar hukum.

Mandiri: Menyelesaikan tugas dengan kemampuan optimal tanpa bergantung pada pihak lain secara tidak semestinya.

Peduli: Tanggap terhadap kebutuhan rekan kerja, masyarakat, lingkungan sekitar, serta aktif melaporkan potensi pelanggaran.

Adil: Memberikan pelayanan publik secara objektif tanpa diskriminasi, tanpa memihak golongan, ataupun nepotisme.

Berani: Berani menolak perintah atasan atau tekanan pihak luar yang bertentangan dengan hukum dan moral.

Sederhana: Menampilkan gaya hidup yang tidak berlebihan, bersahaja, dan mengutamakan kecukupan fungsional.

Relevansi dan Upaya Pemerintah Saat Ini

Integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi moral yang dibangun melalui berbagai program dan kebijakan strategis:

Core Values BerAKHLAK: Integritas ASN melekat erat dalam nilai dasar BerAKHLAK, khususnya pada aspek Akuntabel (jujur, bertanggung jawab, berdisiplin, dan tidak menyalahgunakan wewenang).

Program E-Learning ASN Berintegritas: Pemerintah meluncurkan program pembelajaran digital berskala nasional hasil kolaborasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan KPK untuk memperkuat pemahaman nilai antikorupsi bagi jutaan pegawai secara berkelanjutan.

Pembangunan Zona Integritas (ZI): Upaya instansi pemerintah untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui pengawasan internal yang diperketat.

Digitalisasi Pelayanan: Penerapan sistem elektronik (seperti e-Katalog, OSS, GovTech) guna memotong rantai birokrasi yang berbelit, sehingga mempersempit peluang terjadinya pungli maupun konflik kepentingan.

Contoh Tindakan yang Melanggar Integritas

Beberapa perilaku nyata di lingkungan kerja publik yang wajib dihindari karena merusak integritas antara lain:

Menerima hadiah, parsel, atau uang pelicin ("terima kasih") yang berkaitan dengan jabatan.

Menggunakan mobil dinas atau fasilitas kantor untuk urusan dan kepentingan pribadi.

Datang terlambat atau pulang lebih awal tanpa alasan kedinasan yang sah.

Memberikan prioritas layanan khusus kepada keluarga, teman, atau pihak yang memberikan imbalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....