Skrining Dini Tuberkulosis (TB), Cegah Penularan

  • 20 Jun 2026 13:30 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang besar di Kabupaten Maluku Tenggara lebih khususnya di Wilayah Puskesmas Ohoijang Watdek. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini dapat menular melalui udara ketika penderita TB paru batuk, bersin, atau berbicara.

Peryataan ini disampaikan Joala Lusi Verawaty Tharob , A. Md. Kep Penanggung jawab program TB dan HIV di UPTD puskesmas Ohoijang Watdek ketika hadir sebagai narasumber pada Dialog Ruang Kesmas yang disiarkan Pro 1 RRI Tual.

Tharob mengungkapkan upaya pengendalian TB memerlukan strategi yang efektif, salah satunya melalui skrining dini.

“Skrining dini TB merupakan proses pemeriksaan untuk menemukan individu yang memiliki gejala atau berisiko terkena TB sebelum penyakit berkembang lebih lanjut atau menularkan kepada orang lain” Kata Tharob

Tharob menjelaskan Langkah yang dilakukan sangat penting karena banyak penderita TB tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi. Akibatnya, mereka dapat terus beraktivitas dan tanpa sengaja menyebarkan bakteri TB kepada keluarga, teman, maupun masyarakat di sekitarnya.

Tharob menyarankan agar sedini mungkin melakukan skrining, sehingga kasus TB dapat ditemukan lebih cepat dan pengobatan dapat segera dimulai. Penanganan yang cepat tidak hanya meningkatkan peluang kesembuhan pasien, tetapi juga mengurangi risiko komplikasi dan kematian akibat TB.

Skrining dini juga membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi kelompok masyarakat yang rentan terhadap TB, seperti kontak serumah pasien TB, lansia, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta individu dengan penyakit tertentu. Dengan mengetahui kelompok berisiko lebih awal, intervensi kesehatan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.

Tharob berharap masyarakat menyadari gejala – gejala TB dan segera melakukan skrining dini sehingga dapat berkontribusi pada pencapaian target eliminasi TB.

Diketahui semakin banyak kasus yang ditemukan dan diobati sejak dini, semakin kecil kemungkinan terjadinya penyebaran penyakit di komunitas. Hal ini akan mengurangi beban sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh TB, seperti biaya pengobatan yang tinggi, hilangnya produktivitas kerja, dan dampak terhadap kualitas hidup penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....