Apresiasi, Festival Olahraga Tradisional Dapat Kurangi Ketergantungan Gadget
- 15 Jun 2026 10:25 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi-Suasana ceria nampak saat peserta lomba olahraga tradisional berpacu untuk sampai finish. Sorak gemuruh juga diteriakkan oleh penonton untuk peserta yang mereka dukung. Hal ini berlangsung saat Festival Olahraga Tradisional di Alun-alun Ngawi. Kegiatan kerjasama antara Pemerintah setempat dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi Wiwin Purwaningsih mengapresiasi kegiatan yang diadakan KORMI. Harapannya hal ini dapat mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget dan meningkatkan sportifitas dalam kompetisi.
"Kegiatan kormi, kami sangat mengapresiasi dan itu luar biasa bahwa kepemimpinan pria Pak Yuwono bisa memasyarakatkan olahraga dan masyarakat mengenal olahraga rekreasi. Terutama kalau kali ini sasarannya kan anak-anak sekolah ya, karena sudah banyak yang tidak tahu apa itu egrang apa itu bakiak, apa itu gobak sodor"kata Wiwin.
Wiwin menilai Festival Olahraga Tradisional yang diadakan merupakan hal luar biasa. Hal ini untuk kembali menggali apa yang zaman dahulu pernah populer di kalangan anak-anak. Melalui Oltrad ini juga memiliki nilai Edukasi. Sehingga anak-anak dapat berinteraksi secara fisik dan tidak terpaku dengan gadget.
Beberapa cabang yang dipertandingkan dalam festival tersebut antara lain gobak sodor, balap egrang, dan balap bakiak. Festival berlangsung di Alun-alun Ngawi, Minggu 14 Juni 2026. Total sekitar 340 peserta terbagi kategori SD maupun SMP yang ambil bagian dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....