Wabup Ngawi: Olahraga Tradisional Ada Filosofi Kerjasama

  • 15 Jun 2026 09:41 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi - Olahraga Tradisional memiliki filosofi diantaranya gotong royong, kerjasama dan saling membantu. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko saat menghadiri Festival Olahraga Tradisional di Alun-alun Ngawi, Minggu 14 Juni 2026.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, (Antok) turut hadir memberikan semangat kepada peserta lomba. Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur yang penting dalam pembentukan karakter anak.

"Ada filosofi kerjasama di olahraga tradisional ini Contohnya ada permainan egrang, bakiak, menunjukkan bagaimana kerja kelompok saling membantu dan lainnya," kata Mas Antok.

Antok menilai olahraga tradisional perlu terus dilestarikan di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup digital yang semakin kuat memengaruhi kehidupan anak-anak.Selain Selain menjadi sarana rekreasi dan olahraga, permainan tradisional juga dinilai mampu menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kerja sama sejak usia dini.

Diketahui, Festival Oltrad juga untuk untuk memeriahkan Bulan Bung Karno 2026. Sejumlah olahraga tradisional yang dilombakan diantaranya gobak sodor, balap egrang dan balap bakiak. Sekitar 340 pegiat olahraga masyarakat juga hadir meramaikan festival.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....