Kelme: Dari Sepatu Olahraga Lokal Spanyol hingga Mengguncang Piala Dunia 2026

  • 14 Jun 2026 12:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pasar pakaian dan perlengkapan olahraga dunia tidak hanya milik "The Big Three" (Adidas, Nike, dan Puma). Di tengah dominasi raksasa tersebut, nama Kelme, brand olahraga legendaris asal Spanyol dengan logo ikonik cakar beruangnya, membuktikan taringnya dengan menjadi salah satu produsen apparel yang paling diperhitungkan di kancah internasional.

Bahkan pada gelaran akbar Piala Dunia 2026, Kelme sukses mencatatkan sejarah baru dalam ekspansi global mereka di ranah sepak bola internasional.

Sejarah Awal dan Filosofi "Leave Your Mark"

Kelme didirikan pada tahun 1963 oleh dua bersaudara, Diego dan José Quiles, di Elche, sebuah kota yang dikenal sebagai ibu kota persepatuan di Spanyol. Pada awalnya, mereka fokus pada industri alas kaki dan pakaian olahraga. Baru pada tahun 1977, brand Kelme resmi diluncurkan dengan logo cakar beruang yang ikonik.

Slogan utamanya, "Leave Your Mark" (Tinggalkan Jejakmu), merepresentasikan filosofi brand untuk terus bergerak maju, mendaki lebih tinggi, dan meninggalkan dampak mendalam di mana pun mereka berada. Kelme meluncurkan sepatu sepak bola profesional pertamanya pada tahun 1982, yang kemudian dipakai oleh para legenda seperti Andoni Zubizarreta dan Iván Zamorano.

Era Emas di Dekade 90-an

Tahun 1990-an menjadi era keemasan bagi Kelme. Dua momen paling bersejarah yang melambungkan nama Kelme di panggung dunia adalah:

  1. Olimpiade Barcelona 1992: Kelme dipercaya menjadi sponsor resmi pakaian delegasi tim tuan rumah Spanyol.
  2. Real Madrid C.F. (1994–1998): Kelme menjadi penyedia jersi resmi untuk klub raksasa Real Madrid. Bersama Kelme, Los Blancos memenangkan trofi Liga Spanyol hingga gelar Liga Champions ke-7 mereka yang legendaris pada tahun 1998.

Di luar sepak bola, Kelme juga berjaya di dunia tenis saat mensponsori Conchita Martinez yang menjuarai Wimbledon 1994, serta memiliki tim balap sepeda profesional sendiri (Kelme Cycling Team) yang rutin berlaga di Tour de France.

Transformasi Global dan Investasi Asia

Seiring dinamika industri, peta kepemilikan Kelme bergeser. Pada tahun 2014, Kelme resmi memasuki pasar Tiongkok melalui kemitraan dengan Jinjiang Yuanxiang Clothing and Weaving Co., Ltd. Strategi ini sangat sukses hingga pada Desember 2018, pihak manajemen Kelme China mencapai kesepakatan untuk mengambil alih hak penggunaan global dan kendali absolut atas brand Kelme.

Restrukturisasi ini memberikan "mesin baru" bagi Kelme, memadukan warisan desain (ancestry) Spanyol yang kuat dengan kapasitas manufaktur dan modal besar dari Asia untuk berekspansi ke seluruh penjuru dunia.

Gebrakan di Piala Dunia 2026

Saat ini, Kelme membuktikan diri bukan sekadar brand masa lalu. Di turnamen Piala Dunia 2026, Kelme tercatat sebagai produsen jersi skala medium dengan representasi terbesar, mengungguli brand-brand kompetitor sekelasnya. Kelme menjadi satu-satunya apparel di luar "The Big Three" yang mampu mensponsori lebih dari satu negara di turnamen tersebut, yakni Tim Nasional Yordania (Al Nashama) dan Tim Nasional Bosnia & Herzegovina.

Sumber:
  • Mengenai Sejarah Pendirian & Filosofi:

"The KELME brand was officially born in Spain, with a logo based on the design concept of bear claws, representing the enterprising spirit... and the brand slogan is 'Leave your mark'." — Kelme China Official Corporate History (kelmechina.com)

  • Mengenai Status di Piala Dunia 2026:

    "Among these smaller brands, Kelme is the only manufacturer that supplies kits for more than a single team, outfitting both Jordan and Bosnia."Footy Headlines, 2026 World Cup Kit Battle Analysis

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....