Ustadz Muhadar: Empat Penyebab Kesesatan Orang Kafir
- 11 Jun 2026 21:19 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Dalam program siaran Tausiah Sore RRI Pro Satu Lhokseumawe edisi Selasa, 9 Juni 2026 dibahas topik mengenai empat faktor utama yang menyebabkan kesesatan pada orang-orang kafir. Pembahasan ini merujuk langsung pada dalil-dalil sahih yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW.
Ustadz Muhadar, STH selaku narasumber dialog tersebut menjelaskan bahwa materi kajian didasarkan pada Al-Qur'an Surah Al-Insan ayat 27 sampai 28. Ayat tersebut secara gamblang menguraikan watak psikologis dan perilaku orang-orang kafir yang membuat mereka berpaling dari petunjuk kebenaran Islam.
Menurutnya, pemahaman terhadap ayat ini sangat penting agar kaum muslimin dapat membentengi diri dari perilaku serupa.enyebab pertama yang dipaparkan oleh Ustaz Muhadar adalah kecintaan yang sangat berlebihan terhadap kehidupan duniawi yang fana.
Orang-orang yang tersesat cenderung menjadikan harta, jabatan, kedudukan, serta popularitas sebagai tujuan utama dan akhir dari perjalanan hidup mereka. Orientasi hidup yang melulu mengejar materi dan kepuasan syahwat ragawi ini meniru gaya hidup kaum jahiliah yang takut kehilangan kekuasaan saat menerima dakwah rasul.
Lalu faktor kedua adalah kecenderungan untuk melupakan dan mengingkari eksistensi hari akhirat. Akibat mengabaikan hari pembalasan yang berat tersebut, orang kafir hidup tanpa aturan moral, mengabaikan batasan halal dan haram, serta enggan menyiapkan bekal spiritual.
Ustaz Muhadar mengingatkan bahwa penyesalan yang mendalam baru akan terjadi ketika mereka dibangkitkan dari alam kubur dan menyaksikan kebenaran janji Allah SWT. Lebih lanjut dijelaskan, penyebab ketiga adalah keengganan manusia untuk mengambil pelajaran berharga dari proses penciptaan jasmani mereka sendiri.
Manusia kerap kali melupakan asal-usul dirinya yang lemah, padahal Allah SWT telah menganugerahkan jalinan persendian, urat, kekuatan fisik, serta indra penglihatan dan pendengaran yang sempurna. Kegagalan dalam merenungi tanda-tanda kekuasaan Tuhan pada anatomi tubuh ini menutup mata dari jalan keimanan.
Adapun penyebab yang terakhir adalah kelalaian dan kesombongan manusia terhadap kemahakuasaan absolut yang dimiliki oleh Allah SWT. Seandainya manusia dan seluruh makhluk yang ada di atas permukaan bumi ini tidak menyembah Allah, Allah tetap Mahakuasa dan Maha Pencipta.
"Jika mereka kufur, Allah mampu membinasakan mereka dan menggantikan dengan kaum yang lain yang lebih taat," ujar Ustaz Muhadar dalam ceramahnya.
Ia mengimbau agar umat Islam tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama di dalam hati, melainkan cukup meletakkannya di genggaman tangan saja. Sering mengingat kematian, merenungkan proses penciptaan diri, serta senantiasa bersyukur atas limpahan nikmat merupakan kunci utama untuk meraih predikat mukmin yang sejati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....