Warga Resah, Dugaan Harimau di Ladang Kerinci Ditelusuri Tim BBTNKS

  • 05 Jun 2026 18:10 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID.Sungai Penuh - Kemunculan satwa yang diduga harimau di kawasan ujung ladang Kabupaten Kerinci membuat warga sekitar resah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penelusuran lapangan.

Kepala Seksi BBTNKS wilayah Kerinci, David, menjelaskan bahwa laporan awal berasal dari warga yang mengaku melihat seekor harimau melintas di area perladangan. Berdasarkan informasi tersebut, tim segera diterjunkan untuk memastikan kebenaran kejadian di lapangan.

Hingga Jumat 5 Juni 2026, proses pengecekan masih terus dilakukan. Tim masih berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti tambahan serta memastikan kondisi sebenarnya di kawasan yang dilaporkan warga.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keberadaan harimau belum ditemukan secara langsung. Namun demikian, sejumlah indikasi menguatkan dugaan adanya satwa tersebut, seperti rekaman video milik warga serta jejak yang diduga berasal dari harimau di sekitar area ladang.

David menegaskan bahwa tidak pernah ada kegiatan pelepasliaran harimau di kawasan tersebut, sehingga satwa yang diduga muncul dipastikan merupakan harimau liar yang hidup di habitat alaminya.

Menariknya, di sekitar lokasi juga ditemukan jejak babi hutan. Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian satwa predator tersebut untuk masuk ke area perladangan guna mencari mangsa.

Pihak BBTNKS telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi untuk langkah penanganan lanjutan. Namun hingga saat ini, belum ada pemasangan perangkap di lokasi kejadian.

BBTNKS mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian di ladang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila kembali melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun area pertanian.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....