Cara Kenali Benda Kuno yang Asli
- 30 Mei 2026 10:33 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Maraknya penemuan benda-benda yang diduga peninggalan purbakala di tengah masyarakat sering kali memicu perdebatan mengenai keaslian objek tersebut.
Agar tidak salah sangka, warga dihimbau untuk memahami cara mendeteksi keaslian benda kuno secara kasat mata sebelum melaporkannya ke dinas terkait.
Edukasi sederhana ini sangat penting agar masyarakat bisa membedakan antara cagar budaya bernilai sejarah tinggi dengan barang replika modern.
Para ahli arkeologi menjelaskan bahwa langkah pertama untuk mengenali keaslian benda kuno adalah dengan memperhatikan material dan bobotnya.
Koin logam atau patung purbakala yang asli umumnya memiliki berat yang lebih padat dan tidak kopong karena dibuat dengan teknik tempa tradisional masa lalu. Selain itu, lapisan karat pada logam kuno biasanya bersifat patin, yaitu menyatu erat dengan pori-pori benda dan tidak mudah terkelupas saat digosok.
Bagi temuan berupa keramik atau kendi tanah liat, keaslian dapat dicek melalui guratan motif dan tingkat kehalusan buatannya. Keramik dinasti masa lalu memiliki pola lukisan tangan yang tidak simetris sempurna namun terlihat hidup, berbeda dengan cetakan pabrik modern yang terlalu rapi.
Pada bagian dasar keramik yang tidak berglasir, biasanya akan terlihat warna tanah yang mengering alami akibat tertimbun di dalam bumi selama ratusan tahun.
Masyarakat dihimbau untuk tidak membersihkan benda temuan tersebut menggunakan bahan kimia keras seperti sabun pembersih porselen atau sikat kawat.
Tindakan gegabah tersebut justru berisiko merusak bukti-bukti otentik yang menempel pada objek, sehingga menyulitkan peneliti dalam menentukan usia pastinya.
Jika menemukan benda mencurigakan, cukup bersihkan secara perlahan menggunakan kuas lembut kering sebelum diperiksa oleh tim ahli.
Pemahaman mengenai ciri fisik benda purbakala ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga terhadap modus penipuan jual-beli barang antik palsu.
Mengetahui nilai sebuah sejarah akan membuat masyarakat lebih menghargai setiap jengkal warisan budaya yang ada di lingkungan mereka.
Dengan pengamatan yang jeli, masyarakat bisa menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan aset sejarah bangsa dari kepunahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....