Ide Kreatif UMKM Ala Gen Z

  • 29 Mei 2026 14:24 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Generasi Z kini semakin menunjukkan kreativitasnya dalam dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu yang sedang berkembang adalah bisnis olahan daging yang dikemas dengan konsep modern dan kekinian. Anak muda memanfaatkan bahan baku daging menjadi berbagai produk menarik seperti rice bowl, kebab frozen, dimsum, burger homemade, hingga camilan pedas berbahan daging yang digemari berbagai kalangan. Inovasi tersebut menjadi peluang usaha menjanjikan di tengah meningkatnya tren kuliner praktis dan unik.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Eghi Poetra dalam live program Muda Kreatif di Pro 2 Fm, Kamis 28 Mei 2026 menjelaskan, pelaku UMKM dari kalangan gen Z lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Melalui video kreatif di platform digital, mereka mampu menarik perhatian konsumen hanya dalam waktu singkat. Tampilan kemasan yang estetik, konsep branding yang unik, serta strategi pemasaran berbasis konten membuat produk olahan daging lebih mudah dikenal luas. Bahkan banyak usaha rumahan yang berhasil memperoleh ribuan pelanggan hanya melalui promosi digital dan layanan pesan antar online.

Selain mengejar keuntungan, banyak anak muda juga mulai memperhatikan kualitas bahan dan inovasi rasa agar mampu bersaing di pasar. Mereka berani menghadirkan varian menu baru yang mengikuti tren anak muda saat ini, seperti makanan pedas level, menu sehat tinggi protein, hingga makanan siap saji praktis untuk pekerja dan mahasiswa. Kreativitas tersebut membuktikan bahwa bahan baku daging tidak hanya memiliki nilai konsumsi, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan yang besar apabila diolah secara inovatif.

Pengamat ekonomi kreatif menilai semangat wirausaha gen Z menjadi salah satu kekuatan baru dalam perkembangan UMKM di Indonesia. Dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital dan memahami selera pasar modern, generasi muda dinilai mampu menciptakan peluang usaha yang lebih luas. Usaha olahan daging berbasis kreativitas ini diharapkan tidak hanya menjadi tren sementara, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di era digital saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....