Bawaslu Kerinci Edukasi Pemilih Pemula di SMAN 4 Kerinci

  • 22 Mei 2026 11:11 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Goes To School di SMAN 4 Kerinci, Kamis 21 mei 2026, sebagai upaya memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula menjelang Pilkada Serentak 2029.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kesbangpol Kerinci, Saprel, dan dihadiri Kepala SMAN 4 Kerinci beserta para siswa peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Saprel menegaskan pentingnya pendidikan politik untuk menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa melalui partisipasi aktif dalam pemilu maupun pilkada.

“Pemilih pemula yang mayoritas berasal dari generasi muda memiliki peran krusial dalam menentukan masa depan bangsa melalui partisipasi aktif dalam pemilu dan Pilkada,” ujar Saprel.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemilih pemula di era digital, terutama maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial yang dapat mempengaruhi pilihan politik masyarakat.

Karena itu, pihaknya berharap para pelajar dapat dibekali pemahaman yang tepat mengenai proses pemilu, mekanisme pemungutan suara, hingga cara mengenali profil calon pemimpin secara objektif.

Sementara itu, anggota Bawaslu Kerinci, Chintiya Albert Siin selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, menyampaikan materi mengenai tantangan membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan media sosial harus disikapi secara bijak agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Edukasi ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif pemilih pemula dalam proses politik, tidak hanya saat pemilu ataupun Pilkada, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan politik lainnya,” kata Chintiya.

Selain itu, Chintiya berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2029, sekaligus melahirkan generasi muda yang mampu menjadi pengawas partisipatif dalam setiap tahapan pemilu.

“Kami berharap generasi muda mampu berpikir kritis, mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat, serta ikut berkontribusi memperkuat demokrasi di Indonesia,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi antara peserta dan narasumber, penyerahan cinderamata kepada pihak sekolah dan siswa, serta foto bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....