Sosial Manipulator, Baik atau Terlihat Baik

  • 22 Mei 2026 10:31 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Setiap orang senang dikelilingi oleh orang yang baik, namun sayangnya baik dan terlihat baik adalah hal yang berbeda. Tidak jarang dalam lingkungan sosial, terdapat orang-orang yang sepertinya baik padahal masuk kategori sosial manipulator.

Menurut Afitri Susanti, Praktisi Psikologi, orang yang masuk dalam kategori sosial manipulator memang terdeteksi sebagai orang yang peduli dengan sekitarnya. Mereka sering kali mengucapkan atau melakukan hal yang dianggap baik, namun ternyata justru sebaliknya.

“Mirip kayak musuh dalam selimut gitulah kalau sederhananya,” kata Afitri, Kamis, 21 Mei 2026.

Seorang teman yang baik, adalah mereka yang mampu mengatakan suatu kejujuran walau memang terdengar pahit atau menyakitkan. Ini adalah bentuk kepedulian yang sebenarnya, bukan malah menormalisasi hal-hal yang sebenarnya negatif.

Seseorang dengan perilaku sosial manipulator justru melakukan sebaliknya, mereka akan membuat orang lain percaya bahwa sesuatu yang salah itu bukanlah kesalahan. Mereka akan berusaha menyesatkan pola pikir orang lain, hingga orang tersebut terjerumus terlalu jauh atas kesalahannya.

“Level dan dampaknya ke kita nanti bisa beda-beda, dari yang ringan sampai extrem,” ucapnya.

Terkadang seseorang dengan sosial manipulator juga tidak menyadari secara penuh akibat dari tindakan dan perkataannya. Semua kembali kepada diri masing-masing, bagaimana menyikapi omongan dan tindakan dari orang lain yang ada dilingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....