Hewan Kurban di Fakfak Dipastikan Bebas Penyakit Berbahaya
- 21 Mei 2026 13:28 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara rutin setiap tahun guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat pelaksanaan kurban.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Rosita Laode Baddi mengatakan, pihaknya tetap melaksanakan pemantauan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penyembelihan pada Idul Adha tahun ini. Pemantauan dilakukan bersama dokter hewan dan petugas terkait.
Menurut Rosita, lokasi pemantauan difokuskan di beberapa masjid besar serta wilayah penyembelihan hewan kurban yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. “Tetap kita laksanakan setiap tahun. Untuk masjid-masjid terdekat kayak Masjid Almunawarah, Masjid Raya atau Masjid Agung Baitulmakmur, terus nanti masjid di seberang Kayu Merah atau Katemba kita akan melakukan pemantauan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan di tiga titik utama, yakni wilayah kota, kawasan seberang, dan Pasar Toria. Dari lokasi tersebut, petugas akan mengambil sampel hewan kurban untuk memastikan tidak terdapat penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Rosita mengatakan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan sebelum penyembelihan, tetapi juga saat proses pemotongan berlangsung. Petugas akan memeriksa bagian dalam hewan seperti jeroan dan hati untuk memastikan tidak ada indikasi penyakit, termasuk cacing pita. “Nanti pas pemotongan itu satu dua ekor kita periksa dalamnya, jerwanya, mungkin di hati. Periksa siapa tahu ada cacing pita dan sebagainya,” katanya.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan langsung oleh dokter hewan yang telah berpengalaman menangani kesehatan ternak kurban di Kabupaten Fakfak. Selain itu, para pedagang hewan kurban juga diminta memastikan hewan yang dijual memenuhi syarat kesehatan, tidak cacat, serta memiliki dokumen karantina apabila didatangkan dari luar daerah.
Rosita menambahkan, setelah hewan kurban tiba di Fakfak, pihaknya tetap melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan kondisi hewan tetap terjaga hingga hari penyembelihan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, pemberian pakan, hingga kecukupan air minum agar hewan tetap sehat dan layak dijadikan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....