Ustadz Muhadar Kupas Sikap Mental Produktivitas Muslim

  • 19 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Program Tausiyah Sore Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Selasa, 19 Mei 2026, menghadirkan pembahasan mendalam mengenai pentingnya membangun etos kerja dan spiritualitas di paruh akhir hari. Dipandu oleh penyiar studio, ruang dengar Kerabat Kreatif sore ini diajak untuk merefleksikan kembali esensi pemanfaatan waktu dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat sore hari sering menjadi momentum penentu evaluasi diri, program ini dirancang sebagai ruang kontemplasi bagi masyarakat agar tidak sekadar menghabiskan waktu tanpa arah yang jelas.

Hadir sebagai narasumber utama di studio, Ustadz Muhadar, S.Th., memaparkan materi bertajuk "Sikap Mental Produktivitas" dari sudut pandang Islam. Dalam pembukanya, beliau mengingatkan bahwa Islam sama sekali tidak pernah mengajarkan umatnya untuk pasif atau membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa bekas. Sebaliknya, setiap muslim dituntut untuk memiliki mentalitas yang tangguh, efisien, serta selalu berorientasi pada kemajuan, baik untuk urusan duniawi maupun bekal kehidupan ukhrawi.

Lebih lanjut, Ustadz Muhadar menjelaskan bahwa menjadi produktif tidak selalu berarti terjebak dalam kesibukan fisik yang padat tanpa tujuan konkret. Produktivitas yang sejati dalam Islam adalah bagaimana setiap gerak, pikiran, dan tenaga yang dikeluarkan dapat dikonversikan menjadi nilai ibadah serta membawa kemanfaatan nyata bagi sesama. Beliau juga membagikan kiat-kiat praktis tentang bagaimana mengubah rasa lelah akibat rutinitas pekerjaan sehari-hari menjadi ladang pahala dengan landasan niat lillahi ta'ala.

Kajian interaktif yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan ajakan kepada seluruh pendengar Pro 1 RRI Lhokseumawe untuk segera berhijrah meninggalkan sifat sia-sia (laghwu). Di akhir sesi, disimpulkan bahwa dengan memiliki sikap mental produktif, seorang hamba tidak hanya mampu memaksimalkan potensi dirinya, tetapi juga dapat menghargai setiap detik sisa usia yang Allah berikan. Tayangan ini sekaligus menjadi pembekalan rohani yang sejuk bagi masyarakat Lhokseumawe dan Aceh Utara menjelang tibanya waktu shalat magrib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....