KAI Daop 7 Madiun Kembali Tutup Perlintasan Liar
- 19 Mei 2026 13:21 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - PT KAI Daop 7 Madiun kembali melakukan penutupan perlintasan sebidang tidak resmi/liar di Km 110+0/1 petak jalan antara Stasiun Garum–Talun, tepatnya di Dusun Sempol, Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata KAI dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus keselamatan masyarakat pengguna jalan. Penutupan dilakukan dengan pemasangan patok rel dan palang menggunakan bantalan besi agar akses tidak lagi dapat dilalui kendaraan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyebut, keberadaan perlintasan liar sangat berbahaya karena tidak memiliki sistem pengamanan sesuai standar keselamatan perkeretaapian.

“Penutupan perlintasan liar ini merupakan upaya KAI untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Perlintasan tidak resmi sangat berisiko karena tidak dilengkapi perangkat keselamatan dan dijaga petugas,” ujarnya.

Tohari juga mengimbau masyarakat yang sebelumnya terbiasa melintas di lokasi tersebut agar menggunakan jalur alternatif melalui JPL 168A Km 110+5/6 yang telah terjaga dan dilengkapi palang pintu sehingga lebih aman untuk dilalui.

"Kegiatan penutupan melibatkan berbagai unsur internal maupun eksternal. Dari internal KAI hadir Manajer Pengamanan Kombes Pol. Sigit Nurochmat Hidayat, SH., MM, Manager Humas Tohari, jajaran Unit PAM, serta tim JR 7.11 Blitar. Sementara dari eksternal turut hadir unsur Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Kecamatan Talun, perangkat kelurahan dan desa, Babinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat setempat".

Tohari menjelaskan, bahwa keselamatan di perlintasan sebidang memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat sekitar agar tidak kembali membuka akses liar di jalur kereta api.

“KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak membuat maupun menggunakan perlintasan liar. Gunakanlah perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan,” kata Tohari, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....