Generasi Scroll vs Generasi Baca, Ini Pesan Duta Pustaka Cilik Jabar 2026

  • 17 Mei 2026 13:00 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2026 mengajak generasi muda tetap gemar membaca di tengah maraknya penggunaan gawai dan media sosial. Ajakan tersebut disampaikan pemenang Duta Pustaka Cilik Jawa Barat 2026, Muhammad Bima Jagad, dan 2nd runner-up, Azka Nabila Putri, saat berbincang dalam program IDOLA (Indonesia Layak Anak) di Pro 1 RRI Bogor, Minggu, 17 Mei 2026.

Bima menilai kebiasaan membaca di kalangan anak muda saat ini mulai menurun akibat tingginya penggunaan media sosial dan platform video singkat. Menurutnya, banyak anak seusia mereka lebih memilih bermain gawai dibanding membaca buku.

“Sekarang banyak anak yang terlalu sering scrolling media sosial. Akibatnya kemampuan fokus mereka jadi lebih pendek dan sulit bertahan lama saat membaca buku,” ujarnya.

Meski demikian, Bima menegaskan gadget dan buku sebenarnya tidak harus dipertentangkan. Ia menilai teknologi justru dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca, salah satunya melalui aplikasi perpustakaan digital.

Ia bahkan memiliki gagasan membuat aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dapat merekomendasikan buku sesuai minat pembaca. Melalui aplikasi tersebut, pengguna juga dapat berdiskusi dan saling berbagi rekomendasi bacaan.

“Kalau seseorang belum suka membaca, mungkin dia belum menemukan buku yang sesuai dengan minatnya,” kata Bima.

Sementara itu, Azka menilai lingkungan perpustakaan yang nyaman juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Ia berharap perpustakaan sekolah dapat dibuat lebih menarik dengan fasilitas yang nyaman dan akses buku digital yang lebih mudah.

"Sekolah bisa membuat program penghargaan atau reward bagi siswa yang aktif membaca dan berkunjung ke perpustakaan," ujarnya.

Selain itu, keduanya sepakat bahwa membaca tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, dan membangun rasa empati.

Dalam kesempatan itu, mereka juga mengajak anak-anak dan remaja untuk mulai membiasakan membaca sedikit demi sedikit. Bagi pemula, membaca komik atau menonton film inspiratif dinilai dapat menjadi langkah awal sebelum mulai membaca buku yang lebih berat.

“Jangan takut memulai. Kebiasaan membaca bisa dibangun pelan-pelan sesuai minat masing-masing,” ujar Azka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....